Pemerintah Beri Bonus Rp1 Miliar untuk Emas SEA Games, Tertinggi di Asia Tenggara

Pemerintah Beri Bonus Rp1 Miliar untuk Emas SEA Games, Tertinggi di Asia Tenggara
Presiden Prabowo beri apresiasi atlet SEA Games 2025. (Dok Presiden RI)

Jakarta, SERU.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengganjar atlet peraih medali emas SEA Games 2025 dengan bonus Rp1 miliar per orang. Kebijakan ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan bonus atlet tertinggi di Asia Tenggara. Pemerintah berharap apresiasi tersebut menjadi motivasi kuat bagi atlet untuk terus mengharumkan nama bangsa di level internasional.

Presiden Prabowo menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol atau ucapan terima kasih seremonial. Negara wajib membuktikan apresiasi dengan tindakan konkret bagi masa depan atlet.

Bacaan Lainnya

“Terima kasih saja itu gampang. Tapi kita harus benar-benar menghargai jerih payah saudara-saudara. Kita buktikan dengan memberikan tabungan yang bisa dipakai untuk hal-hal yang baik,” seru Prabowo, dikutip dari website Presiden RI, Jumat (9/1/2026).

Salah satu atlet yang merasakan langsung manfaat kebijakan ini adalah Martina Ayu Pratiwi. Pada debut SEA Games-nya di Thailand, ia meraih 5 medali emas dan 2 medali perak dari nomor triathlon, duathlon dan aquathlon. Atas pencapaiannya, Martina menerima total bonus negara sebesar Rp3,4 miliar.

Pemerintah menetapkan skema bonus Rp1 miliar untuk atlet peraih emas perseorangan, Rp800 juta untuk atlet ganda dan Rp500 juta untuk atlet beregu. Sementara itu, peraih perak beregu mendapat Rp220,5 juta per orang dan perunggu beregu Rp110,25 juta per orang.

Sementara itu, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto menyebut, atlet TNI berhasil membawa pulang 52 medali. Terdiri dari 19 emas, 16 perak dan 17 perunggu di SEA Games 2025.

“Atlet TNI yang berprestasi akan langsung kami beri penghargaan. Bentuk penghargaan tersebut meliputi kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) hingga kesempatan pendidikan perwira dan bintara,” ungkapnya.

Salah satu penerima KPLB adalah atlet angkat besi Rizki Juniansyah. Karena sukses meraih emas sekaligus memecahkan rekor dunia, Rizki mendapatkan kenaikan pangkat dua tingkat, dari Letnan Dua menjadi Kapten TNI AL. Secara keseluruhan, TNI memberikan KPLB kepada dua prajurit, pendidikan sekolah perwira kepada 34 orang dan pendidikan sekolah bintara kepada tiga prajurit.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan seluruh bonus atlet bersumber dari APBN, bukan dana pribadi Presiden. Dari anggaran awal Rp580 miliar, pemerintah menyetujui realisasi sebesar Rp480 miliar untuk bonus atlet dan pelatih. Dana tersebut ditransfer langsung ke rekening penerima melalui Bank BRI, dengan pajak ditanggung pemerintah.

Jika dibandingkan dengan negara lain, bonus Indonesia menjadi yang tertinggi di SEA Games 2025. Pemerintah Thailand, sebagai tuan rumah, memberikan bonus 300.000 Baht atau sekitar Rp161,8 juta untuk satu medali emas. Singapura memberikan SGD 10.000 atau sekitar Rp130,4 juta.

Filipina mengucurkan bonus 300.000 peso atau setara Rp85,5 juta, sementara Malaysia menyiapkan 20.000 ringgit atau sekitar Rp82,7 juta. Vietnam menjadi negara dengan bonus terkecil, yakni 45 juta dong atau sekitar Rp28,7 juta per medali emas.

Besarnya bonus Indonesia sejalan dengan capaian prestasi kontingen Merah Putih. Indonesia menutup SEA Games 2025 Thailand sebagai runner-up dengan 91 medali emas, melampaui target awal 80 emas. Total, Indonesia mengoleksi 333 medali, terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. (aan/mzm)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan KKB Bank jatim