Situbondo, SERU.co.id – Pemerintah Kabupaten Situbondo mendorong pengembangan kawasan Puncak Kayumas sebagai destinasi wisata berbasis alam, agrowisata dan petualangan.
Kawasan yang dikenal sebagai ‘Negeri Atas Awan’ itu dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat sekitar khususnya di Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo.
Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah saat meninjau langsung bersama jajaran OPD Pemkab Situbondo menyampaikan, panorama alam Puncak Kayumas menawarkan keindahan yang masih alami dan memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan.
“Hari ini kami beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Situbondo berada di Negeri Atas Awan, Kayumas. Sungguh sangat indah dan ini bisa kita poles menjadi potensi wisata Pintu Langit Kayumas,” seru Wabup Ulfiyah saat meninjau lokasi, Jumat (9/1/2026).
Lebih lanjut, Politisi PPP itu menambahkan, pengembangan kawasan tersebut membutuhkan kerja bersama lintas pihak, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten, termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta menggandeng pihak ketiga atau investor.
“Tentu ini membutuhkan kerja bersama-sama, termasuk dari BUMDes, pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan kabupaten, serta pihak ketiga, sehingga Puncak Kayumas bisa menjadi wisata yang sangat indah,” imbuh Mbak Ulfi sapaan akrab Wakil Bupati Situbondo.
Menurut Mbak Ulfi, selain wisata alam, kawasan puncak Kayumas dinilai memiliki peluang dikembangkan sebagai area agrowisata, glamping, homestay, villa, hingga wisata petualangan.
“Potensi ini tidak hanya wisata alam, tetapi juga bisa menjadi agrowisata, tempat glamping, homestay, villa, dan wisata petualangan lainnya karena aksesnya langsung ke Gunung Ijen,” terang Mbak Ulfi.
Selain itu, puncak kayumas tersebut memiliki posisi strategis yang menghubungkan akses langsung menuju kawasan Gunung Ijen.
“Dari sini (puncak Kayumas red) juga bisa langsung menuju kawasan Gunung Ijen,” ujarnya.
Selain itu, Mbak Ulfi mengatakan, kawasan tersebut berpotensi dikembangkan sebagai lokasi olahraga dirgantara, seperti paralayang, serta wisata berbasis komoditas unggulan lokal.
“Masyarakat yang datang ke sini tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga bisa melihat potensi kopi Kayumas yang sudah menembus pasar ekspor,” sampainya.
Oleh karena itu, untuk menunjang kenyamanan pengunjung, Pemkab Situbondo menilai perlu adanya pembangunan fasilitas pendukung dasar.
“Karena itu kita membutuhkan kerja sama semua pihak agar bisa dibangun tempat sampah, kamar kecil, dan infrastruktur lainnya,” terangnya.
Sejalan dengan rencana pengembangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Situbondo membuka peluang seluas-luasnya bagi investor untuk berinvestasi di kawasan Kayumas.
“Kami mengundang investor untuk menanamkan investasi di sini, tentunya dengan tetap memperhatikan kelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat lokal,” pungkasnya. (aza/mzm)








