Malang, SERU.co.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mencatat lonjakan trafik data signifikan sepanjang 2025. Di Jawa Timur, Kota Batu mencatat lonjakan trafik paling besar hingga 42,78 persen, seiring meningkatnya aktivitas wisata dan konsumsi digital masyarakat. Kenaikan tersebut menegaskan peran destinasi wisata sebagai penggerak utama pertumbuhan penggunaan layanan data selama libur panjang.
Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung menjelaskan, kenaikan tersebut mencerminkan semakin meluasnya penggunaan layanan digital. Tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di kawasan wisata dan wilayah dengan aktivitas digital yang sebelumnya terbatas.
“Optimalisasi jaringan dilakukan melalui DIOC, pusat operasi berbasis AI, memungkinkan pemantauan dan penyesuaian performa jaringan secara real-time. Teknologi ini memungkinkan Indosat merespons lonjakan trafik secara adaptif. Pelanggan tetap dapat menikmati layanan video streaming, media sosial, hingga gim daring dengan lancar selama libur panjang,” seru Desmond, Jumat (9/1/2026).
Desmond menegaskan, pertumbuhan trafik data mencerminkan perkembangan ekonomi digital Indonesia yang semakin inklusif. Dengan dukungan AI di DIOC, pihaknya memastikan pelanggan IM3, Tri dan HiFi tetap menikmati koneksi andal di mana pun berada.
Secara regional, Indosat Regional East Java mencatat peningkatan trafik sebesar 1,04 kali dibandingkan hari normal. Lonjakan tertinggi terjadi di Kota Batu dengan pertumbuhan 42,78 persen, disusul Trenggalek sebesar 33,89 persen dan Pacitan 28,89 persen. Ketiga wilayah tersebut mencatat puncak trafik pada 1 Januari 2026, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.
“Di sisi penggunaan aplikasi, lima platform digital mencatat lonjakan tertinggi selama periode Nataru, yakni TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook dan YouTube. Tren ini didukung oleh penguatan infrastruktur Indosat yang kini mengoperasikan lebih dari 208.000 BTS 4G dan 1.404 BTS 5G di seluruh Indonesia. Jumlah BTS 4G tumbuh 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” tambahnya.
Tak hanya itu, Indosat juga melanjutkan pemulihan konektivitas di wilayah terdampak bencana. Khususnya di Aceh dan sejumlah daerah di Sumatra. Hingga saat ini, tingkat pemulihan jaringan Indosat di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5 persen.
Pemulihan tersebut menjadi bagian dari komitmen Indosat untuk terus hadir sejak masa tanggap darurat hingga fase pemulihan. Konektivitas dipastikan tetap terjaga guna mendukung koordinasi, akses informasi, serta aktivitas masyarakat sehari-hari. (aan/mzm)








