Tiga Kali Pengiriman, Pemkot Malang Salurkan 72 Ton Bantuan untuk Aceh-Sumatra 

Tiga Kali Pengiriman, Pemkot Malang Salurkan 72 Ton Bantuan untuk Aceh-Sumatra 
Pemkot Malang menghimpun bantuan korban bencana Aceh-Sumatra beberapa waktu lalu. (bas)

Malang, SERU.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan, sebanyak 72 ton bantuan kemanusiaan terkait bencana Aceh-Sumatra telah tersalurkan. Penyaluran bantuan dilakukan dengan tiga kali pengiriman, baik melalui jalur darat, laut dan udara.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito SSTP MSi mengungkapkan, bantuan tersebut dihimpun dari berbagai elemen. Mulai dari masyarakat umum, organisasi kemasyarakatan, ASN, hingga jajaran Pemkot Malang turut berpartisipasi aktif.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, bantuan yang terkumpul sudah melampaui 72 ton. Seluruhnya sudah disalurkan melalui tiga tahap dan rampung hari senin kemarin,” seru Donny saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2025).

Tiga Kali Pengiriman, Pemkot Malang Salurkan 72 Ton Bantuan untuk Aceh-Sumatra 
Bantuan untuk korban bencana Aceh-Sumatra dari Pemkot Malang telah tersalurkan. (ist)

Donny menjelaskan, tahap pertama penyaluran sebanyak 12 ton diberangkatkan melalui Lanud Abd Saleh. Sementara dua tahap berikutnya masing-masing 30 ton, dikirim lewat Lanal Tanjung Perak Surabaya menggunakan kapal TNI AL.

“Adapun isi bantuan difokuskan pada kebutuhan mendesak korban bencana. Mulai dari pakaian layak pakai, selimut, alat salat, hingga bahan pangan pokok seperti beras, gula, minyak goreng dan makanan siap saji,” jelasnya.

Bantuan lain turut disertakan, seperti makanan bayi, susu UHT, popok, sabun, makanan ringan, obat-obatan ringan dan disinfektan. Donny berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga terdampak bencana Aceh maupun wilayah Sumatra lainnya.

Donny menambahkan, Pemkot Malang tetap membuka opsi bantuan lanjutan melalui kanal donasi terakreditasi, seperti Baznas. Hal ini dimaksudkan, agar penyaluran logistik tetap terkelola dengan baik.

“Esensinya adalah membantu. Tapi bantuan juga harus tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan,” pungkasnya. (bas/rhd)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan KKB Bank jatim