Kuatkan Swasembada Pangan Nasional, Pemkab Malang Gandeng HKTI dan Tanam Bibit Padi Unggul

Kuatkan Swasembada Pangan Nasional, Pemkab Malang Gandeng HKTI dan Tanam Bibit Padi Unggul
Proses tanam dan panen dalam kegiatan panen raya padi unggul HKTI Kabupaten Malang di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. (ist)

Malang, SERU.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus berupaya untuk mendukung swasembada pangan nasional, salah satunya dengan menanam padi berkualitas unggul. Nantinya diharapkan bibit padi tersebut, dapat meningkatkan hasil panen hingga 40 persen dari sebelumnya.

Bupati Malang, HM Sanusi menerangkan, di tahun 2025 kemarin Kabupaten Malang surplus padi hingga 80 ton. Hal tersebut menjadi salah satu bentuk keseriusan Pemkab Malang untuk mendukung program dari Pemerintah Pusat.

Bacaan Lainnya

“Pasokanya sampai hari ini, 480 ribu ton dan yang dipakai di dalam itu 400 ribu. Sehingga kita ada surplus 80 ribu ton,” seru Sanusi, saat dikonfirmasi, Selasa (7/1/2026).

Bupati Malang, HM Sanusi saat memberikan sambutan dalam kegiatan panen raya padi unggul HKTI Kabupaten Malang, Di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. (Wul)
Bupati Malang, HM Sanusi saat memberikan sambutan dalam kegiatan panen raya padi unggul HKTI Kabupaten Malang, Di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. (Wul)

Dirinya menerangkan, untuk meningkatkan produktivitas beras lokal sendiri pihaknya kini tengah berinovasi menanam padis dengan bibit unggul. Dimana beras yang biasanya ditanam bisa menghasilkan 7-8 ton per hektarnya, bibit padi baru ini diharapkan mampu menghasilkan 12 ton.

“Upaya menaikkan hasil panen dengan meintensifikasi bibit. Bibit yang sekarang ini sudah bisa panen 12 ton, 8 ke 12 itu naik 40 persen,” ungkapnya.

Selain itu Sanusi juga mengaku, pihaknya juga menggandeng Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Malang untuk berkolaborasi menguatkan swasembada Pangan Nasional dalam membudidayakan padi bibit unggul tersebut.

“HKTI ini kan lembaga yang menghimpun petani, kita kolaborasi. HKTI yang merupakan wadahnya petani, nanti bisa berkolaborasi dengan Dinas Pertanian,” terangnya.

Secara terpisah, Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang H Makhrus Sholeh membeberkan, pihaknya akan terus berupaya megembangkan pertanian di Kabupaten Malang. Salah satunya dengan melakukan pembinaan terhadap para petani, terutamanya dalam rangka memotivasi dalam berinovasi meningkatkan produktivitas padi.

“HKTI nanti akan berkolaborasi dengan dinas pertanian dan gapoktan-gapoktan yang ada. Sehingga nanti permasalahan yang ada bisa terselesaikan bersama, bekerja sama dan berkolaborasi bersama,” ungkapnya.

Untuk inovasi pertanian sendiri, pria yang lebih akrab disapa Makhrus itu memilih untuk melakukan duplikasi program di HKTI di beberapa darah yang lain.

“Kita ATM ya, amati, tiru, modifikasi. Sehingga apa, yang namanya kesuksesan itu kan meninggalkan jejak, lah kesuksesan di daerah lain ini kita jalankan di daerah tersebut,” jelasnya.

Dikatakan Makhrus, potensi pertanian di Kabupaten Malang sangatlah luar biasa, terutama upaya dalam mendukung program Swasembada Pangan.

“Kabupaten Malang di Jatim masuk lima besar. Sedangkan Jatim di tingkat nasional. Artinya kita patut berbangga,” beber Makhrus. (wul/ono)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan KKB Bank jatim