Batu, SERU.co.id – Di tengah dinamika sektor pariwisata yang seringkali terdampak oleh perubahan musim dan kondisi ekonomi, sektor wisata religi atau ziarah wali menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Sekretaris DPC Asperda (Asosiasi Pengusaha Rental Daerah) DPC Malang menyatakan bahwa permintaan untuk layanan transportasi di segmen ini masih sangat stabil.
Zainudin, Sekretaris DPC Asperda Malang Raya mengungkapkan, wisata ziarah merupakan segmen pasar yang memiliki karakteristik unik dibanding wisata hiburan (leisure) pada umumnya. Hal ini disebabkan oleh nilai spiritual yang menjadi motivasi utama para pelancong.
”Wisata ziarah wali masih sangat stabil. Peminatnya tidak hanya dari wilayah seputar jawa saja, tapi juga sampai Sumatra,” seru pemilik Rencar_nation itu.
Zainudin menyebutkan, meskipun ada periode low season untuk wisata umum, rombongan ziarah dari wilayah Malang Raya dan sekitarnya tetap rutin melakukan perjalanan. Baik ke area Jawa Timur (Wali Lima) maupun hingga ke Jawa Tengah dan Jawa Barat (Wali Songo). Stabilitas ini menjadi angin segar bagi para pengusaha rental mobil dan bus di Malang.
“Ziarah biasanya dilakukan secara kolektif (jamaah masjid, lingkungan RT, atau keluarga besar), sehingga pengisian unit kendaraan lebih optimal. Selain itu banyak kelompok masyarakat yang memiliki agenda tahunan tetap untuk melakukan ziarah,” tutur Udin sapaannya.
Melihat tren yang terjaga ini, Asperda Malang Raya terus mendorong anggotanya untuk menjaga kualitas armada dan pelayanan. Standar keamanan menjadi prioritas utama, mengingat jalur wisata religi seringkali melibatkan perjalanan jarak jauh dan waktu tempuh yang panjang. Stabilitas ini juga diharapkan dapat terus menjadi penyangga ekonomi bagi para pelaku usaha transportasi
“Tentunya juga sekaligus mendukung perputaran ekonomi di titik-titik destinasi religi yang dikunjungi,” pungkasnya. (dik/ono)








