Batang, SERU.co.id – Kecelakaan maut melibatkan tiga kendaraan terjadi di ruas Tol Batang–Semarang KM 354 jalur A arah Semarang, Minggu (4/1/2026) pagi. Insiden ini bermula saat sebuah truk trailer bermuatan besi melaju tidak terkendali hingga menabrak dua kendaraan di sebelahnya. Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol M Pratama Adhyasastra menjelaskan, peristiwa itu terjadi di wilayah Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang sekitar pukul 10.22 WIB. Tiga kendaraan terlibat yakni truk trailer bernopol L 8524 UN, minibus Toyota Voxy yang mengangkut lima penumpang dan sedan Mercedes-Benz dengan satu orang pengemudi.
“Kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah Jakarta menuju Semarang dan tiba-tiba mengalami kondisi tidak terkendali. Awalnya satu kendaraan mengalami out of control di KM 354 jalur A. Kendaraan di belakangnya tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan beruntun,” seru Pratama, dikutip dari detikJateng, Senin (5/1/2026).
Berdasarkan keterangan awal, sopir truk Jumali (35) mengaku, mengalami gangguan teknis pada kendaraannya. Ia menyebut, setir truk tidak berfungsi saat melintas di lokasi kejadian.
“Tadi informasinya setir tidak berfungsi, tetapi ini masih akan kami dalami sejauh mana gangguan tersebut,” kata Pratama.
Akibat gangguan tersebut, truk oleng ke kanan dan menabrak Toyota Voxy serta Mercedes-Benz yang melaju di lajur sebelah. Muatan besi dari dalam kontainer kemudian tumpah dan menimpa kedua kendaraan tersebut. Sebelum truk akhirnya menghantam median jalan dan berhenti.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah menyebutkan, satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian ini. Korban tewas diketahui berinisial DID (49), seorang karyawan BUMN asal Kota Tangerang, yang mengalami cedera berat di bagian kepala.
“Satu korban meninggal dunia, dua orang luka berat dan tiga orang lainnya luka ringan. Seluruh korban sudah dievakuasi dan dirawat di rumah sakit terdekat,” ujar Eka.
Proses evakuasi sempat berlangsung lama lantaran muatan besi dalam jumlah besar menutupi badan jalan dan kendaraan korban. Polisi juga mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (aan/mzm)








