Pusat Inovasi Jamu dan Biofarmaka UB Launching Beatrix Slim dan Magherb

Pusat Inovasi Jamu dan Biofarmaka UB Launching Beatrix Slim dan Magherb
Inovasi produk herbal UB, Beatrix Slim dan Magherb, resmi dilaunching saat Dies Natalis ke-63. (bas)

Malang, SERU.co.id – Universitas Brawijaya (UB) melalui Pusat Inovasi Jamu dan Biofarmaka resmi melaunching dua produk herbal inovatif. Yakni herbal pelangsing Beatrix Slim dan dan obat herbal lambung Magherb

‎Sekretaris Pusat Inovasi Jamu dan Biofarmaka UB, Dinia Rizki Dwijayanti mengungkapkan, dua inovasi produk herbal tersebut yakni Beatrix Slim dan Magherb. Beatrix Slim merupakan produk herbal yang diformulasikan untuk membantu mereduksi lemak dalam tubuh.

‎”Produk ini menyasar kebutuhan masyarakat akan solusi pelangsing berbahan alami yang aman dikonsumsi. Beatrix Slim bekerja dengan meluruhkan lemak melalui kombinasi berbagai ekstrak herbal yang telah kami uji di laboratorium,” seru Dinia, saat launching produk di Gedung Samantha Krida UB, Senin (5/1/2025).

Pusat Inovasi Jamu dan Biofarmaka UB mengenalkan produk terbarunya pada pengunjung. (bas)
Pusat Inovasi Jamu dan Biofarmaka UB mengenalkan produk terbarunya pada pengunjung. (bas)

‎Sementara itu, produk Magherb difokuskan untuk membantu menjaga kesehatan lambung, terutama bagi individu dengan tingkat stres tinggi yang rentan mengalami peningkatan asam lambung. Menurut Dinia, produk ini lahir dari pengalaman pribadi dan kebutuhan nyata di masyarakat.

‎Keunggulan utama kedua produk tersebut terletak pada penggunaan bahan alami tanpa campuran sintetis. Dinia menegaskan, seluruh bahan telah melalui proses penelitian dan pengujian internal yang panjang.

Bacaan Lainnya

“Pengembangannya memakan waktu cukup lama, sekitar 10 tahun. Lamanya riset tersebut, karena kami melakukan uji per bahan sebelum dikombinasikan,” jelasnya.

‎Beatrix Slim dan Magherb direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh orang dewasa dengan aturan pakai dua kali sehari setelah makan. Beberapa bahan herbal yang digunakan, antara lain jati belanda dan kunyit, yang dikenal memiliki manfaat bagi metabolisme dan kesehatan pencernaan.

‎Dinia juga membagikan pengalamannya mengonsumsi Magherbs untuk mengatasi gangguan lambung. Ia mengaku, merasakan perbaikan signifikan setelah mengonsumsinya, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada obat antasida.

‎”Kedua produk ini mulai dipasarkan untuk umum sejak hari ini melalui berbagai platform digital, seperti TikTok dan Shopee. Peluncuran dilakukan bertepatan dengan Dies Natalis ke-63 UB sebagai persembahan inovasi spesial dari kami,” terangnya.

‎Untuk harga, Beatrix Slim dan Magherbs dibanderol Rp399.000 per produk. Namun, khusus selama periode Dies Natalis UB, masyarakat dapat membeli dengan harga promo sebesar Rp299.000.

‎”Dengan peluncuran ini, kami berharap Beatrix Slim dan Magherbs dapat menjadi produk unggulan berbasis inovasi herbal. Kami optimis, kehadiran inovasi herbal ini akan bermanfaat luas bagi masyarakat luas,” tandasnya. (bas/rhd)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan KKB Bank jatim