Indonesia Tutup SEA Games 2025 dengan 91 Emas, Beberapa Sejarah Baru Tercipta

Indonesia Tutup SEA Games 2025 dengan 91 Emas, Beberapa Sejarah Baru Tercipta
Indonesia berhasil menutup SEA Games 2025 di posisi kedua. (Instagram @bafmintalk_com)

Jakarta, SERU.co.id – Kontingen Indonesia menutup kiprahnya di SEA Games 2025 Thailand dengan catatan membanggakan. Merah Putih berhasil mengamankan posisi runner-up dengan capaian 91 emas sekaligus melampaui target awal. Cabang olahraga triathlon tampil sebagai lumbung emas dan beberapa cabang olahraga berhasil mencetak sejarah.

Hingga hari terakhir, Sabtu (20/12/2025), Indonesia mengoleksi 333 medali dengan 91 medali emas, 111 medali perak dan 131 perunggu. Perolehan ini jauh melampaui target 80 emas dan memastikan posisi kedua tidak lagi terkejar oleh Vietnam. Hasil ini menjadi pencapaian bersejarah karena terakhir kali Indonesia finis di peringkat kedua SEA Games terjadi pada edisi 1995.

Bacaan Lainnya

Di balik lonjakan prestasi tersebut, cabang olahraga triathlon tampil sebagai salah satu penyumbang emas terbesar. Sorotan utama tertuju pada Martina Ayu Pratiwi, menjadi atlet dengan perolehan emas terbanyak bagi Indonesia. Ia berhasil menyabet lima medali emas dan dua perak dari tujuh nomor yang diikutinya.

Dominasi triathlon Indonesia semakin lengkap lewat Rashif Amila Yaqin yang menyumbang tiga medali emas. Cabor ini pun menjelma menjadi salah satu lumbung emas utama Merah Putih di Thailand.

Beberapa cabang olahraga juga berhasil mengukir sejarah. Tim futsal putra pertama kalinya meraih emas dan menghentikan dominasi Thailand sejak 2007. Tim futsal putri juga untuk pertama kalinya berhasil meraih medali perak. Bahkan tim voli pantai putra berhasil meraih emas kesembilan secara beruntun.

Presiden Prabowo Subianto berkelakar dan mengaku pusing karena perolehan emas Indonesia. Sebab itu artinya akan berimbas pada besarnya bonus atlet. Ia pun menyampaikan, apresiasi kepada Menpora Erick Thohir atas capaian 91 emas tersebut.

Meski demikian, Menpora Erick Thohir mengingatkan, keberhasilan di SEA Games tidak membuat atlet terlena. Ia menegaskan, tantangan lebih besar telah menanti, terutama Asian Games 2026.

“Kita boleh berbangga, tetapi jangan tenggelam dalam euforia. Setelah ini kita harus kembali fokus. Memperkuat persiapan dan bersiap menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi,” ujar Erick. (aan/mzm)

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id