Batu, SERU.co.id – Meski bulan suci Ramadan masih beberapa pekan lagi, industri pariwisata di Kota Batu sudah mulai bersiap menyambut momentum tersebut. Sejumlah hotel dan restoran di Kota Wisata ini mulai menggencarkan promosi paket buka puasa bersama (Iftar) dengan penawaran harga khusus melalui skema Early Bird.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, H. Sujud Hariadi SE, menyatakan bahwa tren pemesanan lebih awal ini sengaja dilakukan oleh usaha hotel dan restoran di Kota Batu. Untuk menarik minat wisatawan maupun masyarakat lokal yang ingin merencanakan agenda silaturahmi bersama keluarga, rekan kerja maupun relasi sejak jauh hari.
”Persaingan bisnis kuliner saat Ramadan di Kota Batu sangat kompetitif. Oleh karena itu, skema Early Bird menjadi strategi andalan untuk mengamankan okupansi restoran,” seru Sujud.
Sujud menjelaskan, dengan harga Early Bird, konsumen bisa mendapatkan potongan harga berkisar antara 10 persen hingga 20 persen jika melakukan pemesanan sebelum memasuki minggu pertama Ramadan.
Beberapa konsep yang ditawarkan oleh anggota PHRI Batu tahun ini mulai dari hidangan tradisional Nusantara, Middle Eastern, hingga International Buffet. Beberapa tempat sengaja memanfaatkan rooftop dan area terbuka untuk menikmati udara sejuk serta pemandangan Kota Batu sambil menikmati hidangan berbuka puasa.
“Kalau di tempat kami(Hotel Selecta), kebetulan temanya adalah “Iftar Taste of Nusantara” dengan konsep All You Can Eat, berlokasi di Melati Hall. Untuk harga Normal Rp70.000/pax dengan Harga Early Bird Rp65.000 nett/pax. Untuk periode Booking Early Bird: 1 – 15 Februari dan ada promo tambahan, Buy 10 Get 1 Free,” terang Direktur PT. Selecta ini.
Meskipun mengedepankan konsep hidangan, para anggota PHRI diharapkan juga dapat menyediakan ruang salat yang representatif untuk para tamunya. Selain itu juga area parkir yang luas untuk dapat menampung rombongan besar. Ia pun optimis layanan Iftar tahun ini akan meningkat, karena Kota Batu masih menjadi destinasi favorit untuk agenda Business Meeting sekaligus buka puasa bersama.
”Kami mendorong seluruh anggota untuk mengedepankan kualitas pelayanan dan standar kebersihan. Ramadan bukan hanya soal makan bersama, tapi soal kenyamanan beribadah dan berkumpul,” imbuhnya.
Selain itu, Sujud menambahkan, promo layanan Iftar ini biasanya dibarengi dengan diskon untuk menginap di hotel dengan angka potongan harga kamar yang beragam. Biasanya di kisaran 20 sampai dengan 50 persen. Menurutnya hal itu sudah biasa terjadi disetiap momen bulan puasa.
“Bulan puasa, biasanya kunjungan wisata menurun signifikan. Ini juga berpengaruh pada okupansi hunian hotel. Salah satu upaya menjaga angka okupansi ya dengan memasang diskon besar-besaran,” pungkasnya. (dik/ono)








