Malang, SERU.co.id – Gempa bumi dengan kekuatan 5.7 magnitudo di Pacitan sebabkan dua rumah di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang alami kerusakan, Selasa (28/1/2026) pagi.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan menjelaskan, ada dua rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan saat diguncang gempa yang cukup dirasakan di daerah Kabupaten Malang. .
“Korban jiwa nihil, dampak dua rumah rusak ringan. Yakni milik Sudana, tembok rumahnya jebol dan milik Yuwinantyo tembok rumahnya mengalami keretakan,” seru Sadono.
Dirinya menjelaskan, dua rumah tersebut terletak di RT 04 dan 11, RW 04, Dusun Tamban, Desa Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Sebelum terjadi kerusakan, para pemilik rumah mengaku terjadi guncangan yang karena adanya gempa bumi.
“Gempa bumi dirasakan di sebagian wilayah Kabupaten Malang dan berakibat ada beberapa rumah yang mengalami kerusakan ringan,” bebernya.
Sementara itu, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr Daryono menerangkan, pada pukul 08.20.44 WIB wilayah Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,7. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,18° LS ; 111,33° BT.
“Gempa berlokasi di darat kilometer arah tenggara Pacitan, Jawa Timur pada kedalaman 122 kilometer,” terang Daryono.
Dirinya menyebut, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi kategori menengah. Ini disebabkan akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ungkapnya.
Ia mengatakan, gempa bumi tersebut dirasakan di daerah Pacitan, Karangkates, Tulungagung dengan skala intensitas III – IV MMI. Atau jika pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Sedangkan untuk daerah Malang, Nganjuk, Ponorogo, Blitar dengan skala intensitas III MMI, Yani getaran dirasakan nyata dalam rumah.
“Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu,” ungkapnya.
Sedangkan, sedangkan daerah Madiun, Denpasar, Kuta, Karangasem, Jember, Mojokerto dengan skala intensitas II-III MMI. Dan daerah Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, Mataram dengan skala intensitas II.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelasnya. (wul/ono)








