Lima Kecamatan di Situbondo Terendam Banjir Bandang, 6.328 Unit Rumah Terdampak

Lima Kecamatan di Situbondo Terendam Banjir Bandang, 6.328 Unit Rumah Terdampak
Wakil Bupati Situbondo itu saat meninjau langsung ke lokasi terdampak banjir, Kamis (22/1/2026). (Seru.co.id/aza)

Situbondo, SERU.co.id – Lima Kecamatan di Kabupaten Situbondo terendam banjir luapan air sungai atau banjir bandang, Rabu (21/1/2026) malam. Diketahui, dari hasil data lima kecamatan yakni Kecamatan Kendit, Kecamatan Bungatan, Kecamatan Mlandingan, Kecamatan Besuki dan Kecamatan Banyuglugur terdampak banjir tersebut merendam sekitar 6.328 unit rumah.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah saat meninjau langsung ke lokasi terdampak banjir mengatakan, yang paling parah di alami kecamatan Besuki, Desa Besuki, Kecamatan Banyuglugur Desa Kalianget dan Desa lubawang.

Bacaan Lainnya

“Kita bisa lihat bersama, banjir bandang terparah ini di Desa Kalianget dan Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur,” seru Mbak Ulfi sapaan akrab Wakil Bupati Situbondo itu saat meninjau langsung ke lokasi terdampak banjir, Kamis (22/1/2026).

Dinas PUPP, Dinas Sosial dan BPBD Situbondo langsung melakukan mitigasi penyebab banjir bandang tersebut. (Seru.co.id/aza)
Dinas PUPP, Dinas Sosial dan BPBD Situbondo langsung melakukan mitigasi penyebab banjir bandang tersebut. (Seru.co.id/aza)

Menurut Mbak Ulfi, di Desa Pesisir Besuki juga banyak rumah terdampak cukup parah dengan ketinggian air mencapai satu meter.

“Selain Banyuglugur, terdampak paling banyak juga terjadi di Desa Pesisir, Desa Besuki dan Desa Kalimas, Kecamatan Besuki, dengan ketinggian air yang menggenang mencapai sekitar satu meter,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dengan adanya bencana banjir di lima kecamatan yang mengakibatkan ribuan rumah terendam itu beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas PUPP, Dinas Sosial dan BPBD Situbondo langsung melakukan mitigasi penyebab banjir bandang tersebut.

“Tim dari BPBD, Dinsos dan PUPP langsung melakukan mitigasi penyebab banjir bandang. Sementara tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas menangani kesehatan masyarakat terdampak banjir, dan pada intinya pemerintah daerah akan bekerja cepat dalam penanganan bencana banjir,” sampainya.

Menurut Wabup Ulfiyah, dari data BPBD Situbondo menyebutkan rumah terdampak banjir bandang mencapai 6.328 unit dengan rinciannya di Kecamatan Besuki mencapai 5.425 rumah tersebar di Desa Pesisir 2.882 rumah, Desa Kalimas 193 rumah, Desa Demung 44 rumah dan Desa Besuki 2.306 rumah.

Sementara di Kecamatan Banyuglugur rumah terdampak banjir 467 rumah, tersebar di Desa Kalianget 27 rumah, Desa Lubawang 440 rumah.

Kemudian, Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, sebanyak 113 rumah, dan Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan sebanyak 169 rumah, selanjutnya di Desa/Kecamatan Kendit sebanyak 154 rumah. (aza/mzm)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id