Jakarta, SERU.co.id – Harga emas mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa (20/1/2026), tercatat emas batangan Antam menguat menjadi Rp2.705.000 per gram. Tren penguatan ini menegaskan emas kian diburu investor sebagai aset lindung nilai di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Pengamat ekonomi, mata uang dan komoditas, Ibrahim Asuwaibi menilai, tren kenaikan harga emas masih akan berlanjut sepanjang 2026. Ia memprediksi, harga emas berpotensi menembus kisaran Rp3,5 juta per gram.
“Ini cukup fantastis, tapi realistis melihat kondisi geopolitik global yang hampir merata. Mulai dari Amerika Latin, Timur Tengah, Eropa, hingga perang dagang yang kembali memanas,” seru Ibrahim.
Senada, Ketua Umum Perkumpulan Analis Efek Indonesia (PAEI), David Sutanto menilai, emas masih berada dalam tren bullish untuk jangka menengah hingga panjang. Ketidakpastian global, potensi perang tarif jilid kedua oleh Donald Trump dan risiko geopolitik. Hal itu membuat emas kembali menjadi aset lindung nilai favorit investor.
“Kalau tujuan utamanya hedging dan mengamankan portofolio, sebaiknya langsung ke emas fisik. Tapi kalau ingin lebih agresif dan spekulatif, saham-saham emiten emas juga menarik. Mengingat fundamentalnya ikut membaik seiring kenaikan harga emas,” jelas David.
Kenaikan harga emas domestik tak lepas dari lonjakan harga emas global. Pada perdagangan Senin (19/1/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di level USD 4.665 per troy ons. Melonjak 1,54 persen dan kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Tak hanya Antam, harga emas di Pegadaian juga mengalami kenaikan serentak pada Selasa (20/1/2026). Berdasarkan laman resmi Pegadaian, harga emas Antam di Pegadaian naik Rp16.000 menjadi Rp2.967.000 per gram.
Sementara itu, emas UBS juga menguat Rp16.000 ke level Rp2.792.000 per gram. Emas Galeri24 turut naik dengan besaran yang sama, menjadi Rp2.738.000 per gram.
Cara Membeli Emas Lewat Situs Resmi
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas Antam secara langsung, pembelian bisa dilakukan melalui situs resmi Logam Mulia dengan langkah berikut:
- Kunjungi laman www.logammulia.com
- Klik menu Masuk/Daftar dan lakukan registrasi jika belum memiliki akun
- Pilih menu “Emas Batangan”, lalu klik “Beli Emas Batangan”
- Pastikan lokasi pengambilan sesuai dengan memilih butik terdekat
- Tentukan jumlah emas, masukkan ke keranjang, lalu klik “Checkout”
- Pilih metode pengiriman atau pengambilan langsung
- Lakukan pembayaran melalui Virtual Account dalam waktu maksimal 45 menit. Setelah pembayaran berhasil, transaksi dinyatakan selesai.
Selain membeli emas fisik, masyarakat juga dapat berinvestasi melalui Tabungan Emas Pegadaian menggunakan aplikasi Tring! by Pegadaian. Dimana aplikasi ini telah berizin resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkahnya sebagai berikut:
- Unduh aplikasi Tring! by Pegadaian
- Daftar akun dengan nomor ponsel dan email aktif
- Lakukan verifikasi KTP dan wajah
- Buat User ID, password, serta PIN
- Pilih layanan Pegadaian konvensional atau syariah
Setelah rekening aktif, pengguna dapat melakukan top up saldo Tabungan Emas dengan memilih menu “Emas”, klik “Beli”. Tentukan nominal, pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi.
Dengan harga terus mencetak rekor, emas menjadi instrumen investasi andalan di tengah ketidakpastian global. Baik melalui emas fisik maupun tabungan emas digital. Investor kini memiliki banyak pilihan untuk ikut memanfaatkan momentum kenaikan harga logam mulia ini. (aan/rhd)







