Akhiri Polemik, Dishub Kota Batu Sukses Mediasi Driver Online dan Angkutan Umum

Akhiri Polemik, Dishub Kota Batu Sukses Mediasi Driver Online dan Angkutan Umum
Proses mediasi antara Pengemudi Angkutan Umum dengan Pengendara Transportasi Online berlangsung di Ruang Pertemuan Dishub Batu. (dok.Dishub)

Batu, SERU.co.id – Titik terang perselisihan antara pengemudi transportasi online (Roda 2 dan Roda 4) dengan Paguyuban Angkutan Umum di Kota Batu akhirnya tercapai. Melalui mediasi yang dipimpin oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu, kedua belah pihak resmi menyepakati tata cara operasional di Pasar Induk Among Tani dan Terminal Kota Batu.

​Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan Kota Batu, Hari Juni Susanto, menjelaskan, kegiatan mediasi telah dilaksanakan, pada Senin, (19/1/2025) di ruang pertemuan Dishub Batu. Dari mediasi kedua belah pihak, akhirnya menghasilkan kesepakatan yakni mengenai “Waiting Point” (titik tunggu) penjemputan penumpang dan penurunan penumpang.

“​Berdasarkan hasil pertemuan yang telah dituangkan dalam Berita Acara resmi, terdapat dua poin yang wajib dipatuhi bersama, yakni ​titik penjemputan penumpang dan titik menurunkan penumpang,” serunya.

Bacaan Lainnya

Lebih detail dijelaskan, untuk penjemputan penumpang oleh transportasi Online hanya diperbolehkan di dua titik yang telah ditentukan, yakni di depan Bank Rinjani dan Alfamart Jl. Dewi Sartika, Kota Batu. Sementara untuk menurunkan penumpang transportasi Online, boleh di sepanjang Jl. Dewi Sartika Kota Batu, tanpa batasan tertentu. Tujuan utama dari kesepakatan ini sebagai upaya untuk saling menguatkan dan mempererat ikatan persaudaraan antar sesama pencari nafkah di sektor transportasi.

​”Kesepakatan ini dimaksudkan agar ada harmoni antara Driver Online dengan Driver Angkutan Umum. Kita ingin semua pihak merasa nyaman bekerja di Kota Batu,” tuturnya.

​Dengan ditandatanganinya Berita Acara oleh kedua belah pihak, diharapkan konflik lapangan yang selama ini kerap terjadi dapat diredam sepenuhnya. Langkah ini dipandang sebagai kemajuan besar dalam tata kelola transportasi dan lalu lintas di Kota Batu.

“Semoga tata kelola angkutan lebih baik demi mewujudkan kesejahteraan bersama yang lebih SAE,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini, perwakilan dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan perwakilan dari pengemudi Angkutan Kota dan perwakilan pengendara transportasi Online di Kota Batu. (dik/mzm)

 

disclaimer

Pos terkait