Wali Kota Malang Bakal Kenakan Baju Malangan saat Anugerah Budaya PWI 2026

Wali Kota Malang Bakal Kenakan Baju Malangan saat Anugerah Budaya PWI 2026
Wali Kota Malang menjelaskan, rencana rancangan baju Malangan dan wacana seragam HUT ke-112 Kota Malang. (bas)

Malang, SERU.co.id – Wali Kota Malang menggandeng tokoh budaya hingga perancang fashion untuk merancang busana daerah khas Malangan sebagai ciri khas Kota Malang. Busana daerah yang bakal dikenakan kali pertama saat penerimaan Anugerah Budaya PWI 2026 itu, rencananya berupa baju Malangan. Dan akan dibuat secara massal sebagai seragam HUT ke-112 Kota Malang.

Wali Kota Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat MM mengungkapkan, selama ini Kota Malang belum memiliki baju khas yang merepresentasikan identitas daerah. Pihaknya menggandeng tokoh budaya, budayawan, pemerhati budaya, hingga praktisi fashion, untuk merumuskan konsep baju Malangan yang akan jadi seragam tersebut.

Bacaan Lainnya

“Selama ini kita belum punya baju khas Malangan. Kemarin sudah kami kumpulkan tokoh-tokoh budaya, pemerhati budaya, dan fashion. Dari situ sudah ada data dasar dan alasan yang kuat,” seru Wahyu, Sabtu (17/1/2025).

Ia menerangkan, konsep baju khas Malangan dirancang dengan mengangkat sejarah Kota Malang yang memiliki latar belakang kolonial dan kerajaan. Hal itu juga tercermin dari berbagai peninggalan dan kawasan bernuansa kolonial yang masih banyak dijumpai di Kota Malang.

“Sejarah Kota Malang ini kan kolonial dan juga kerajaan. Wali kota pertama kita juga orang Belanda dan peninggalan kolonial di Kota Malang masih banyak. Semua unsur historis tersebut akan disatukan dalam satu konsep,” ungkapnya.

Orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu mengatakan, baju Malangan tersebut akan digunakan pertama kali saat penerimaan Anugerah Budaya PWI 2026. Penerimaan penghargaan tersebut rencananya berlangsung tepat saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten.

“Itu nanti pertama kali akan saya kenakan saat menerima Anugerah Budaya dari PWI Pusat. Diharapkan ini akan menjadi ciri khas Kota Malang,” ujarnya.

Ia menyebut, baju khas Malangan tersebut nantinya akan dilaunching secara resmi saat HUT ke-112 Kota Malang. Kendati demikian, di awal peluncurannya masih diwajibkan penggunaannya secara terbatas di kalangan ASN.

“Sementara ini untuk pejabat dan ASN Kota Malang dulu. Masih belum digunakan untuk seragam anak sekolah,” tandasnya. (bas/rhd)

 

disclaimer

Pos terkait