Pelantikan Pejabat Eselon II Situbondo, Bupati Rio Minta Pejabat Baru Dilantik Langsung Tancap Gas

Pelantikan Pejabat Eselon II Situbondo, Bupati Rio Minta Pejabat Baru Dilantik Langsung Tancap Gas
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayoga melantik jajaran pejabat eselon II hasil uji kompetensi yang digelar Desember lalu. (Seru.co.id/aza)

Situbondo, SERU.co.id – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayoga melantik jajaran pejabat eselon II hasil uji kompetensi yang digelar Desember lalu. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari strategi Bupati Rio dalam menyusun “super team” birokrasi Situbondo yang diharapkan mampu bekerja cepat, solid, dan profesional.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayoga mengatakan, rotasi dan promosi jabatan dilakukan murni berdasarkan kebutuhan organisasi dan kinerja, bukan kepentingan tertentu.

Bacaan Lainnya

“Jabatan ini bukan hadiah dan bukan untuk dibanggakan. Ini amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata dan tanggung jawab kepada masyarakat Situbondo,” ujar Mas Rio sapaan akrab Bupati Situbondo, Jumat (16/1/2026).

Selain itu, Mas Rio menginginkan seluruh OPD bekerja kolektif dan bergerak sebagai satu kesatuan, bukan berjalan sendiri-sendiri.

“Saya ingin membangun super team, bukan superman. Semua harus bekerja bersama, saling menguatkan, dan bergerak cepat,” imbuhnya.

Mas Rio memastikan proses pengisian jabatan dilakukan secara objektif dan transparan. Ia menegaskan tidak ada ruang untuk praktik lobi jabatan di lingkungan Pemkab Situbondo.

“Tidak ada ruang untuk lobi jabatan. Yang saya nilai adalah kemampuan, integritas, dan komitmen bekerja,” sampainya.

Ia pun meminta seluruh pejabat yang telah dilantik untuk segera bekerja dan menunjukkan kinerja nyata di lapangan. Sebab, masyarakat menunggu hasil kerja pemerintah, bukan sekadar janji.

“Masyarakat menunggu kerja kita, bukan alasan. Saya minta semua pejabat yang dilantik langsung tancap gas,” terangnya.

Meski telah melantik sejumlah kepala dinas dan kepala badan, Pemkab Situbondo masih mencatat adanya lima OPD yang belum terisi kepala dinas definitif. Kelima OPD tersebut yakni Dinas Sosial, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Badan Perencanaan dan Inovasi Daerah, serta Inspektorat.

Oleh karena itu, Mas Rio menjelaskan kekosongan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari kehati-hatian pemerintah daerah dalam menempatkan pejabat pada posisi strategis.

“Beberapa OPD memang masih kosong karena kami ingin benar-benar selektif. Lebih baik kosong sementara daripada salah menempatkan orang,” tegasnya.

Diketahui, berdasarkan rekapitulasi pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Situbondo Tahun 2026 yakni:

  • Sugeng Yuwono, S.H., M.Si. dari Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah.
  • Dr. H. Fathor Rakhman, M.Pd. dari Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM menjadi Kepala BKPSDM.
  • Dwi Herman Susilo, S.KM., M.Kes. dari Asisten Administrasi Umum menjadi Kepala Dinas Kesehatan.
  • Drs. Prio Andoko, M.Si. dari Asisten Pemerintahan dan Kesra menjadi Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan.
  • Samsuri, S.Sos., M.M. dari Kepala BKPSDM menjadi Asisten Administrasi Umum.

 

  • Sruwi Hartanto, S.Pd., M.M. dari Kepala BPBD menjadi Kepala Satpol PP.
  • Drs. Haryadi Tejo Laksono, M.Si. dari Kepala Bapenda menjadi Kepala BPKAD.
  • Drs. Sugiyono, M.PdI. dari Kepala Bappeda menjadi Kepala Dinas Kominfo.
  • dr. Sandy Hendrayono, M.Kes. dari Kepala Dinas Kesehatan menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

 

  • Kholil, S.P., M.P. dari Kepala Dinas Ketenagakerjaan menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesra.
  • Anna Kusuma, S.H., M.Si. dari Kepala Dinas Kominfo menjadi Kepala Kesbangpol.
  • Edy Wiyono, S.Sos., M.Si. dari Kepala Diskoperindag menjadi Kepala Disparpora.

 

  • Edy Wiyono, S.Sos., M.Si. dari Kepala Diskoperindag menjadi Kepala Disparpora.
  • Puguh Wardoyo, S.Sos., M.M. dari Kepala Disparpora menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
  • Suriyatno, S.H. dari Kepala DPMD menjadi Kepala Dinas Ketenagakerjaan.
  • Drs. H. Muhammad Imam Darmaji, M.Si. dari Kepala DP3AP2KB menjadi Kepala DPMD.

 

  • Ir. Rikwan Sugihartono, M.M. dari Kepala Dishub menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
  • Dadang Aries Bintoro, S.Sos. dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menjadi Kepala DPMPTSP.
  • Drs. Achmad Djunaidi, M.Si. dari Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
  • Ir. H. Timbul Surjanto, M.M. dari Kepala Dinas Sosial menjadi Kepala BPBD.

 

  • Sopan Efendi, SSTP., M.Si. dari Kepala Satpol PP menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
  • Drs. Nugroho, M.Si. dari Sekretaris DPRD menjadi Kepala Dishub.
  • Ir. Quratul Aini, M.Si. dari Kepala DPMPTSP menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
  • Buchari, S.E.T. dari Kepala Kesbangpol menjadi Sekretaris DPRD.

 

  • Drs. H. Akhmad Yulianto, M.Si. dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
  • Abdul Kadir Jaelani, S.Sos., M.Si. dari Sekretaris Dinas PUPP menjadi Kepala Dinas PUPP.
  • Imam Hidayat, S.Kep., Ns., M.M.Kes. dari Sekretaris DP3AP2KB menjadi Kepala DP3AP2KB.

Dengan susunan baru ini, Mas Rio berharap tata kelola pemerintahan di Situbondo semakin solid, profesional, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan daerah. (aza/mzm)

 

disclaimer

Pos terkait