Kasus Super Flu Muncul di Jatim, Wisatawan di Kota Batu Diimbau Kembali Pakai Masker

Kasus Super Flu Muncul di Jatim, Wisatawan di Kota Batu Diimbau Kembali Pakai Masker
Ilustrasi seseorang sedang mengalami demam dan flu. (ist)

Batu, SERU.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu secara resmi mengeluarkan imbauan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Apel untuk memperketat kembali protokol kesehatan. Langkah preventif ini diambil menyusul terdeteksinya kasus Super Flu (H3N2) di wilayah Jawa Timur.

​Kepala Dinkes Kota Batu, melalui Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penanganan Bencana Dinas Kesehatan Kota Batu, dr. Susana Indahwati menegaskan. Pentingnya membiasakan kembali penggunaan masker dan menjaga kebersihan tangan guna menangkal penularan virus yang dikenal sangat menular tersebut.

Bacaan Lainnya

​”Para wisatawan diimbau untuk kembali menerapkan protokol kesehatan: menggunakan masker, menjaga jarak minimal 1 meter, dan rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer,” seru dr. Susan, Minggu (11/1/2026).

​Mengingat karakteristik Super Flu yang penyebarannya sangat cepat di tempat ramai, Dinkes menekankan bahwa pencegahan di pintu-pintu masuk destinasi wisata menjadi kunci utama. Hal ini dilakukan agar sektor pariwisata Kota Batu tetap berjalan aman dan terhindar dari ancaman wabah musiman yang kini tengah menguat. ​Selain protokol fisik, wisatawan juga diminta menjaga kondisi tubuh.

“Meski Super Flu dikategorikan sebagai self-limited disease, penyakit yang dapat sembuh sendiri dengan sistem imun yang kuat, istirahat yang cukup selama berlibur tetap menjadi prioritas,” tuturnya.

​Dinas Kesehatan juga menyarankan, warga bisa mendapatkan vaksin flu secara rutin karena virus ini mudah bermutasi. Selain itu kebiasaan mencuci tangan secara teratur dan menghindari menyentuh area wajah (mata, hidung, mulut) dengan tangan kotor perlu diingatkan kembali. Serta menerapkan etika menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin menggunakan tisu atau siku bagian dalam.

“Warga dan wisatawan untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh berita bohong atau hoaks yang beredar. Pastikan selalu memantau informasi resmi melalui kanal Dinas Kesehatan Kota Batu agar mendapatkan data yang akurat,” pungkasnya. (dik/mzm)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan KKB Bank jatim