Bandung, SERU.co.id – Persib Bandung keluar sebagai pemenang dalam duel penuh gengsi melawan Persija Jakarta. Bermain dihadapan pendukungnya sendiri, Maung Bandung menutup laga dengan kemenangan tipis 1-0. Kemenangan ini memastikan Persib memuncaki klasemen Super League 2025/2026 sekaligus menjadi juara paruh musim.
Gol cepat Beckham Putra pada menit ke-5 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung keras dan penuh jual beli serangan. Sejak awal laga, intensitas tinggi langsung tersaji. Persib unggul lebih dulu, namun Persija justru tampil dominan dalam penguasaan bola dan terus menekan pertahanan tuan rumah.
Macan Kemayoran beberapa kali nyaris menyamakan kedudukan. Tendangan Allano membentur tiang gawang, sementara peluang emas Maxwell yang berhadapan satu lawan satu dengan Teja Paku Alam masih mampu digagalkan kiper Persib tersebut. Meski kerap lolos dari pressing satu lawan satu Persib, efektivitas serangan Persija belum membuahkan hasil. Sebaliknya, Persib lebih banyak mengandalkan serangan balik dan minim menciptakan peluang tambahan.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Petaka datang bagi Persija setelah Bruno Tubarao diganjar kartu merah pada menit ke-53 usai melanggar Beckham Putra. Bermain dengan 10 orang tak membuat Persija menurunkan tempo. Mereka tetap menekan dengan agresivitas tinggi, bahkan sempat membuat Persib kesulitan mengontrol permainan meski unggul jumlah pemain.
Persib sendiri sempat memperoleh peluang melalui Ramon yang berhasil mengecoh dua pemain Persija, namun sepakannya masih bisa diamankan kiper lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan Persib tetap bertahan.
Kemenangan ini membawa Persib Bandung ke puncak klasemen dengan koleksi 38 poin. Mereka unggul tipis dari Borneo FC Samarinda yang mengoleksi 37 poin dan Persija Jakarta di posisi ketiga dengan 35 poin. Hasil tersebut memastikan Persib menyandang status juara paruh musim Super League 2025/2026.
Sebelum pertandingan, pelatih Persib Bojan Hodak memang sudah menegaskan tekad timnya. Terutama untuk meraih kemenangan demi mengamankan posisi teratas.
“Kami akan mencoba dan berusaha melakukan yang terbaik. Persaingan di papan atas sangat ketat, jadi setiap pertandingan sangat menentukan,” ujar Hodak.
Ia juga menyoroti beratnya kompetisi Liga Indonesia. Terutama faktor perjalanan jauh yang memengaruhi konsistensi tim pesaing.
“Liga Indonesia itu berat karena perjalanan. Borneo memulai dengan sangat bagus, tapi ketika harus sering tandang, tidak mudah mempertahankan performa,” katanya.
Sementara itu, pelatih Persija Mauricio Souza mengakui kualitas Persib. Namun ia tetap optimistis dengan kekuatan timnya.
“Kita tahu kualitas Persib, mereka tim yang sangat kuat dengan banyak pemain tim nasional. Tapi saya percaya tim kami juga kuat. Ini bisa menjadi pertandingan luar biasa,” ujar Souza sebelum laga.
Di luar lapangan, kepolisian memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif. Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Setiawan menyebut, sebanyak 3.000 personel dikerahkan untuk mengamankan laga panas tersebut.
“Tim Persija sudah berada di Bandung dan kami berikan pengamanan penuh sejak kedatangan hingga pertandingan selesai,” pungkasnya. (aan/mzm)








