Awali Tahun, UM Tandatangani Perjanjian Kinerja 2026 dan Apresiasi AKU 2025

Awali Tahun, UM Tandatangani Perjanjian Kinerja 2026 dan Apresiasi AKU 2025
Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026 diawali oleh para Wakil Rektor dan Sekretaris Universitas. (rhd)

Malang, SERU.co.id – Mengawali tahun 2026, sivitas akademika Universitas Negeri Malang (UM) berkomitmen dalam Perjanjian Kinerja 2026, serta memberikan apresiasi Anugerah Kinerja Unggul (AKU) 2025. Diikuti oleh para Wakil Rektor (WR), Sekretaris Universitas, Dekan, Ketua Lembaga, Direktur, Kepala Badan dan UPT, beserta jajarannya.

Rektor UM, Prof Dr Hariyono MPd menyampaikan, pentingnya komitmen kinerja awal tahun sebagai kesatuan kerja kolektif di lingkungan sivitas akademika UM. Sebagai imbal baliknya, UM menghargai capaian kinerja selama setahun dengan apresiasi Anugerah Kinerja Unggul (AKU).

Bacaan Lainnya

“Perjanjian Kinerja dan Anugerah Kinerja Unggul (AKU), merupakan pernyataan dan bukti komitmen kinerja kita semua di awal hingga akhir tahun. Di tahun 2025, kinerja UM selalu naik, namun ada PTN-BH lain naiknya lebih tinggi, apapun itu hasilnya patut kita hargai. Kerja kolektif ini harus kita jaga, karena itulah yang yang menjadi semangat dan tujuan bersama, bukan lagi ke-aku-an,” seru Prof Haryono, dalam sambutanya di Aula GKB A 20 lantai 9, Rabu (14/1/2026).

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), tantangan UM dalam pengelolaan anggaran/keuangan, kinerja institusi dan sumber daya manusia (SDM) cukup kompleks. Sehingga kerja kolektif dan komitmen bersama seluruh sivitas akademika menjadi modal menghadapi tantangan tersebut.

Rektor UM, Prof Dr Hariyono MPd menyampaikan sambutan dan apresiasi. (rhd)
Rektor UM, Prof Dr Hariyono MPd menyampaikan sambutan dan apresiasi. (rhd)

“Bagaimana PTN-BH seperti UM dapat mandiri dalam mengelola keuangan melalui aset yang dimiliki, sehingga keseimbangan kinerja, kesejahteraan dan keuangan dapat terjaga. Di sisi lain, bagaimana UKT (Uang Kuliah Tunggal setiap semester, red) dan IPI (Iuran Pengembangan Institusi awal masuk jalur mandiri, red) yang dibebankan kepada mahasiswa tidak dinaikkan,” imbuh Prof Haryono.

Atas hasil kinerja PTN-BH di tingkat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdikti Saintek), pihaknya akan melakukan introspeksi internal dan memperkuat komitmen. Sehingga capaian tersebut dapat dikelola lebih baik dan berkelanjutan. Tentunya dengan lebih menguatkan kerja kolektif seluruh elemen kampus, diimbangi apreasiasi kesejahteraan berdasarkan capaian dan regulasi yang ada.

“Setiap individu mulai tingkat bawah hingga profesor memiliki peran dan kontribusi penting dalam membawa UM ke lebih tinggi. Kalau tidak ada cleaning service apa jadinya kampus, sopir sakit aktivitas saya akan terganggu, dosen sakit bagaimana mahasiswa. Ini semua kerja kolektif yang saling melengkapi dan pentingnya apresiasi,” tegasnya.

Disebutkannya, UM akan memaksimalkan aset yang dimiliki, menambah sekitar 1.000 mahasiswa baru, membuka program studi baru dan fakultas baru. Diakuinya, potensi income generating di luar sektor kemahasiswaan melalui pengelolaan aset belum optimal lantaran butuh proses panjang berkelanjutan.

“Kami akan mengevaluasi rasio dosen dan mahasiswa, mengoptimalkan jumlah sks mengajar, harapannya mutu layanan akademik dan kesejahteraan dapat ditingkatkan,” tandasnya.

Penyelarasan IKU dan AKU antara UM bersama Kemdikti Saintek

Wakil Rektor IV UM, Prof. Arif Nur Afandi ST MT MIAEng PhD mengatakan, penandatanganan kontrak kinerja dalam Perjanjian Kinerja 2026 sebagai keselarasan kinerja UM dengan Kemdikti Saintek. Dimana Perjanjian Kinerja 2026 disusun lebih spesifik untuk dilaksanakan pimpinan hingga level bawah agar lebih efektif dalam pencapaian berbagai target.

“Perjanjian Kinerja 2026 sebagai dasar kinerja institusi yang selaras, kolaboratif dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi sebagaimana standar kementerian. Termasuk isu strategis pendidikan dan arah internasionalisasi,” jelas Prof. Arif Nur.

Perjanjian kinerja 2026 dirancang lebih detail dan terarah terhadap capaian institusi secara menyeluruh. Dengan melibatkan para Wakil Rektor (WR), Sekretaris Universitas, Dekan, Ketua Lembaga, Direktur, Kepala Badan dan UPT, beserta jajarannya.

“Perjanjian Kinerja 2026 akan terhubung dengan sistem SINTA dan SPT (Sistem Pemantauan Kepangkatan) untuk mengawal keaktifan dosen hingga jenjang kepangkatan. Dengan evaluasi kinerja dosen yang berkelanjutan mulai tahun ini dan berjalan reguler tiap tahun. Ke depan, acara Anugerah Kinerja Unggul akan menjadi lanjutan dari Anugerah Kinerja Bulanan,” bebernya.

Dalam penganugerahan ini, UM memberikan penghargaan dalam beberapa kategori Indikator Kinerja Utama (IKU) dan beberapa kategori Anugerah Kinerja Unggul (AKU).

“Hadiahnya tidak hanya apresiasi, tetapi juga dukungan untuk pengembangan SDM, fasilitas laboratorium hingga peningkatan kapabilitas institusi. Tujuannya, keberlanjutan bagi pertumbuhan UM,” tandasnya.

Apresiasi Juara Umum AKU 2025: Fakultas Ilmu Pendidikan oleh Rektor UM beserta jajarannya. (rhd)
Apresiasi Juara Umum AKU 2025: Fakultas Ilmu Pendidikan oleh Rektor UM beserta jajarannya. (rhd)

Anugerah Kinerja Unggul (AKU) UM 2025

Berikut para penerima Anugerah Kinerja Unggul (AKU) UM 2025:

• Program Studi S1/D4 Terbaik:
– Juara 1: S1 Pendidikan Akuntansi (FEB)
– Juara 2: S1 Sains Akutaria (FMIPA)
– Juara 3: S1 Biologi (FMIPA)

• Program Studi S2 Terbaik:
– Juara 1: S2 Pendidikan Dasar (Sekolah Pascasarjana)
– Juara 2: S2 Fisika (FMIPA)
– Juara 3: S2 Teknik Elektro (FT)

• Program Studi S3 Terbaik:
– Juara 1: S3 Pendidikan Dasar (Sekolah Pascasarjana)
– Juara 2: S3 Pendidikan Fisika (FMIPA)
– Juara 3: S3 Teknik Elektro dan Informatika (FT)

• Departemen Terbaik:
– Juara 1: Departemen Fisika (FMIPA)
– Juara 2: Departemen Teknologi Pendidikan (FIP)
– Juara 3: Departemen Ekonomi Pembangunan (FEB)

• Fakultas Terbaik:
– Kategori Cakra Berkelanjutan dan SDGs: Fakultas Sastra (FS)
– Cakra Keunggulan Riset dan Publikasi: Sekolah Pascasarjana (SPs)
– Cakra Dosen Unggul dan Inspiratif: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)
– Cakra Inovasi Pendidikan: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)
– Cakra Alumni Berdaya dan Berdampak: Fakultas Teknik (FT)
– Cakra Talenta Mahasiswa Unggul: Fakultas Vokasi (FV)
– Cakra Kemandirian Finansial: Sekolah Pascasarjana (SPs)

• Juara Umum AKU 2025: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)

(rhd)

 

disclaimer

Pos terkait