Resmikan RDMP Balikpapan, Prabowo Tegaskan Kemandirian Energi dan Bersih-bersih Pertamina

Resmikan RDMP Balikpapan, Prabowo Tegaskan Kemandirian Energi dan Bersih-bersih Pertamina
Peresmian Pertamina RDMP di Balikpapan. (Dok Presiden RI)

Balikpapan, SERU.co.id – Prabowo Subianto meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan sebagai tonggak penguatan ketahanan energi nasional. Proyek bernilai Rp123 triliun ini menegaskan ambisi pemerintah menuju kemandirian energi. Prabowo juga menekankan pembenahan tata kelola dan komitmen pemerintahan bersih di tubuh Pertamina.

Proyek RDMP Balikpapan dipandang sebagai simbol kolaborasi strategis pemerintah dan BUMN dalam mendorong swasembada energi. Dengan nilai investasi mencapai USD7,4 miliar atau sekitar Rp123 triliun, proyek ini meningkatkan kapasitas pengolahan minyak mentah dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. Sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam mengelola proyek energi berskala besar berstandar internasional.

Bacaan Lainnya

“Peresmian RDMP Balikpapan adalah peristiwa bersejarah. Saya mengapresiasi kepada seluruh pihak terlibat. Mulai dari insinyur, pekerja, aparat keamanan, pemerintah daerah, hingga masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur,” seru Prabowo, dikutip dari website Presiden RI, Selasa (13/1/2026).

Namun, di balik pujian atas capaian infrastruktur, Prabowo juga menyampaikan pesan keras terkait tata kelola energi nasional. Prabowo menegaskan, kemandirian energi adalah syarat mutlak bagi kemerdekaan sejati sebuah bangsa. Indonesia, menurutnya, tidak boleh terus bergantung pada pasokan energi dari luar negeri.

“Siapa yang Anda nilai tidak bagus, pecat. Jangan ragu-ragu. Demi bangsa dan rakyat harus tega,” ujar Presiden dengan nada tegas.

Prabowo juga menekankan, pengelolaan sumber daya energi harus bebas dari praktik markup yang disebutnya sebagai bentuk penipuan dan pencurian terhadap rakyat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak akan berarti jika tidak dibarengi pemerintahan bersih dan manajemen bertanggung jawab.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyampaikan, RDMP Balikpapan tidak hanya meningkatkan kapasitas, tetapi juga kualitas produk. Kilang ini kini mampu menghasilkan bahan bakar minyak dengan standar Euro 5 yang lebih ramah lingkungan dan mendukung target net zero emission.

“Peningkatan kapasitas dan kualitas ini berpotensi menghemat devisa negara hingga lebih dari Rp60 triliun. Terutama dari pengurangan impor bahan bakar,” pungkasnya. (aan/mzm)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan KKB Bank jatim