Jakarta, SERU.co.id – Sri Mulyani Indrawati memasuki babak baru pengabdian setelah tak lagi menjabat Menteri Keuangan Indonesia. Ekonom bereputasi global ini dipercaya menjadi anggota Dewan Pengurus Gates Foundation dan pengajar di University of Oxford. Langkah tersebut menegaskan peran Sri Mulyani yang kian aktif di panggung global.
Penunjukan ini menjadi pengakuan atas rekam jejak panjang Sri Mulyani dalam kebijakan ekonomi, reformasi keuangan dan pembangunan berkelanjutan. Gates Foundation menyebutnya sebagai ekonom bereputasi global yang memiliki pengalaman unik. Termasuk sebagai salah satu menteri keuangan dengan masa jabatan terlama di Indonesia sekaligus perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.
“Pengalaman Sri Mulyani di panggung internasional tak diragukan. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer Bank Dunia. Kehadiran Sri Mulyani akan memperkuat arah kebijakan yayasan,” seru CEO Gates Foundation sekaligus anggota dewan pengurus, Mark Suzman.
Menurut Mark, pengalaman Sri Mulyani dalam membentuk hasil ekonomi berkeadilan sangat penting. Terutama untuk memastikan sumber daya yayasan dimanfaatkan secara optimal. Khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat global.
Penunjukan tersebut berlangsung pada fase krusial bagi Gates Foundation. Bill Gates sebelumnya mengumumkan komitmen untuk menghabiskan dana abadi yayasan dalam 20 tahun ke depan, dengan fokus pada tiga tujuan utama. Yakni menurunkan angka kematian ibu dan bayi, mengendalikan penyakit menular mematikan dan mengentaskan kemiskinan.
Sri Mulyani menyambut peran barunya dengan rasa tanggung jawab besar. Ia mengungkapkan, kolaborasinya dengan Gates Foundation sejatinya telah terjalin hampir satu dekade. Terutama dalam kajian pemanfaatan teknologi baru untuk memperluas kesempatan dan mendorong pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
Selain aktif di lembaga filantropi global, Sri Mulyani juga memilih kembali ke dunia akademik. University of Oxford secara resmi mengumumkan Sri Mulyani akan bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government. Dalam program khusus tersebut, ia akan mengajar selama satu tahun penuh dan berbagi pengalaman meramu kebijakan publik. (aan/mzm)








