Malang, SERU.co.id – EMBA Group, merek fashion asal Indonesia yang telah berkiprah lebih dari 50 tahun, kembali menegaskan keterikatannya dengan Kota Malang sebagai bagian penting dari perjalanan brand. Didirikan pada 1968, EMBA lahir dan berkembang dari Kota Malang hingga kini dikenal sebagai salah satu brand fashion nasional.
Presiden Direktur EMBA Group, Randy Kartika Yudha, menegaskan bahwa EMBA memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat Kota Malang.
“Bagi kami, EMBA bukan hanya tentang produk fashion, tetapi juga tentang bagaimana kami tumbuh dan memberi manfaat bagi lingkungan sosial di sekitar kami,” ujarnya.
EMBA Group tidak hanya berfokus pada gaya, tetapi juga mutu serta relevansi produk lintas generasi. Melalui EMBA Official, brand ini membawa warisan sejarah, konsistensi, dan komitmen terhadap kota asalnya, sembari terus berinovasi mengikuti dinamika gaya hidup masyarakat Indonesia. Produknya mulai mulai dari pakaian pria, wanita, hingga jeans,
Menurutu Randy, sebagai brand yang telah menempuh perjalanan panjang di industri fashion, EMBA Group menilai keberlangsungan sebuah merek tidak hanya ditentukan oleh pencapaian bisnis, tetapi juga kontribusi sosial yang nyata.
Berangkat dari semangat tersebut, EMBA Group menginisiasi EMBA Run 2026 sebagai bentuk kepedulian sekaligus keterlibatan aktif dalam mendorong aktivitas positif di Kota Malang, khususnya dalam mengampanyekan gaya hidup sehat.
Randy menjelaskan, olahraga lari dipilih karena sifatnya yang inklusif dan mudah diakses oleh berbagai kalangan.
“Lari adalah aktivitas yang sederhana, mudah diakses, dan bisa dilakukan oleh siapa saja, tanpa batasan usia maupun latar belakang,” katanya.
EMBA Run 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18 Januari 2026, dengan mengambil lokasi strategis di kawasan pusat Kota Malang. Ajang ini akan melibatkan pelari dari Malang maupun berbagai daerah di Indonesia, serta diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi lokal.
“Kami berharap kehadiran event ini bisa menggerakkan berbagai sektor, mulai dari UMKM, kuliner, hingga industri kreatif di Kota Malang,” ungkap Randy.
Tak hanya menjadi ajang olahraga, EMBA Run 2026 juga dirancang sebagai ruang interaksi sosial yang mempertemukan brand, komunitas, dan pemerintah daerah. Menurut Randy, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar sebuah event mampu memberikan dampak jangka panjang.
“Kami ingin EMBA Run menjadi ruang kebersamaan, tempat komunitas olahraga, pelaku usaha lokal, dan masyarakat bisa saling terhubung dalam satu momentum positif,” jelasnya.
Melalui semangat tersebut, EMBA Official berharap EMBA Run 2026 dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat Kota Malang.
“Harapan kami, EMBA Run tidak berhenti sebagai event sesaat, tetapi bisa tumbuh dan menjadi bagian dari kalender kegiatan Kota Malang ke depan,” kata Randy.
Dengan pengalaman lebih dari setengah abad di industri fashion, EMBA Group terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai fundamentalnya. Melalui penyelenggaraan EMBA Run 2026, EMBA Official ingin menegaskan peran brand lokal yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga aktif membangun kesadaran hidup sehat, menggerakkan ekonomi lokal, serta memperkuat identitas Kota Malang.
“Inilah cara kami terus tumbuh bersama masyarakat dan menjaga hubungan emosional dengan kota kelahiran EMBA,” pungkas Randy. (*/red/ono)







