Batu, SERU.co.id – Kapolres Batu, AKBP Dr. Aris Purwanto, S.H., S.I.K., M.H., mengeluarkan himbauan tegas kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan Payung. Ia meminta warga segera melapor kepada petugas kepolisian jika melihat tanda-tanda awal pergerakan tanah di wilayah tersebut.
Pernyataan ini disampaikan langsung saat Kapolres melakukan peninjauan lokasi bencana tanah longsor di kawasan Payung 2, Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Selasa (20/01/2026).
“Kami menghimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, mengikuti petunjuk petugas, dan segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau potensi bahaya lainnya,” serunya.
AKBP Aris Purwanto menyebutkan, peninjauan yang dilakukannya bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Batu. Hal ini untuk memastikan kondisi lapangan benar-benar aman, pasca terjadinya longsor yang sempat menutup material jalan. Mengingat kawasan Payung 2 merupakan jalur wisata utama dan akses vital menuju Kabupaten Malang (Pujon, Ngantang, Kasembon) serta Kediri.
“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan kondisi di lapangan benar-benar aman. Kami juga memastikan kesiapan personel dalam melakukan pengamanan dan penanganan pasca longsor, serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan,” tambahnya.
Selain meninjau badan jalan yang terdampak, Kapolres juga memastikan kesiapsiagaan personel di lapangan dalam mengatur arus lalu lintas guna menghindari penumpukan kendaraan di area rawan. Pihak Polres Batu telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membersihkan sisa material longsor secara menyeluruh. Dilanjutkan dengan pemasangan rambu peringatan di titik-titik rawan dan penerapan skema penutupan jalur sementara apabila cuaca ekstrem kembali memicu kondisi yang membahayakan.
”Para pengguna jalan kami ingatkan agar tidak memaksakan diri untuk melintas apabila petugas di lapangan menyatakan jalur ditutup atau dalam kondisi berbahaya demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (dik/mzm)








