Malang, SERU.co.id – Pabrik pembuatan tahu di Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang meledak, satu pekerja meninggal dunia, Sabtu (31/1/2026) pagi. Diketahui, korban merupakan Purnomo berusia 50-an, warga Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji.
Saksi mata, Saiful Kofa menerangkan, saat kejadian jadian dirinya bekerja tengah menggiling kedelai dan korban yang bertugas menjaga api perapian. Setelah 5 menit dirinya bekerja ia mengaku mendengar suara ledakan yang begitu keras.
“Setelah saya tinggal menggiling setelah 5 menit ada suara bleng. Saya berpikir ketel meledak, di dalam kan gelap karena kenal debu-debu,” seru Saiful, saat dikonfirmasi di TKP.
Setelah abu yang menyelimuti pabrik tersebut hilang Saiful kemudian mencari keberadaan rekanya tersebut. Namun saat dirinya periksa, korban sudah dalam keadaan terkapar beberapa meter dari tungku perapian yang biasanya dirinya jaga.
“Saya teriak-teriak gak ada tanggapan, tidak ada suara apa. Terus saya cari, tahunya sudah tergeletak di situ,” ungkapnya
Dikatakan Saiful, korban sudah bekerja menjaga api dan memasukkan kayu bakar di tungku pembuatan tahu tersebut sejak tiga bulan terakhir. Dirinya juga tidak tahu pasti apa kendala yang terjadi pada ketel yang biasanya dibuat memasak tahu.
“Biasanya dipakai setiap hari ya tidak ada kendala, saya gak tau keluarnya itu apa. Cuma kan dipakai tiap hari aman-aman, tidak ada kendala apa, kaya bocor atau apa,” bebernya.
Diketahui, korban meninggal dunia di TKP dengan keadaan tangan putus dan terpental jauh dari titik pertama korban menunggu perapian. (wul/ono)








