Mengabdi di Senja Usia, Bambang Mangku Bagyo Dirikan BLK untuk Entaskan Kemiskinan

Mengabdi di Senja Usia, Bambang Mangku Bagyo Dirikan BLK untuk Entaskan Kemiskinan
Peninjauan barang-barang hasil modifikasi untuk pelatihan peserta BLK.(wul)

Malang, SERU.co.id – Bambang Mangku Bagyo (74), warga Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, melahirkan sebuah Balai Latihan Kerja (BLK) Karoseri Jenggolo Baru. Langkah tersebut berangkat dari niat mulia untuk membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan mandiri.

Lansia yang juga menjabat sebagai Pimpinan Proyek Nata Agung Perwujudan Pusat ini mengaku, pendirian BLK tersebut merupakan wujud kepeduliannya terhadap peningkatan kualitas SDM, khususnya di kawasan Jawa yang selama ini banyak dilirik pengusaha dari luar pulau. Selain itu, BLK ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam membuka akses ketenagakerjaan dan mendorong lahirnya pelaku usaha mandiri.

Bacaan Lainnya

“Kebutuhan anak didik intern di Jawa maupun luar Jawa ini terkait ketenagakerjaan sangatlah luar biasa. Walaupun mungkin di luar anak didik, bisa saja nanti kita arahkan jadi mandiri. Jadi bukan jadi karyawan (usaha mandiri),” seru Bagyo, sapaan akrabnya.

Bagyo menuturkan, para peserta didik binaan akan dibekali tiga keterampilan utama yang dinilai sangat penting. Di antaranya adalah kemampuan manajemen bisnis, penguasaan keterampilan teknis, serta strategi pemasaran yang terarah dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

“Fokus utama kami adalah ketenagakerjaan. Sehingga anak didik tidak hanya diarahkan menjadi karyawan, tetapi juga disiapkan agar mampu mandiri dan memiliki usaha sendiri,” jelasnya.

Menurut Bagyo, saat ini permintaan tenaga kerja terampil, khususnya dari Pulau Kalimantan, cukup tinggi. Oleh karena itu, para peserta didik akan dipoles sesuai dengan minat dan kemampuan yang dimiliki, sehingga siap terjun langsung ke dunia kerja.

Versi Bahasa Inggris

Ia pun meyakini, dengan pola pelatihan yang diterapkan, lulusan BLK Karoseri Jenggolo Baru akan mampu memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja yang diharapkan.

Bagyo juga membenarkan bahwa BLK ini terbuka untuk masyarakat umum pencari kerja. Seluruh proses pelatihan dirancang gratis dengan konsep belajar sambil bekerja. Bahkan, selama mengikuti program magang, para peserta juga akan mendapatkan uang saku. (wul/ono)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id