UM Kolaborasi KKC Japan, Wujud Komitmen Hadapi Tantangan Dunia Kerja Internasional

UM Kolaborasi KKC Japan, Wujud Komitmen Hadapi Tantangan Dunia Kerja Internasional
UM menerima kunjungan kolaborasi KKC Japan. (dok. Humas UM)

Malang, SERU.co.id – Universitas Negeri Malang (UM) menerima kunjungan kolaborasi delegasi Kigyou Koryu Centre (KKC) Japan di Aula Lantai 1 Graha Rektorat UM, Selasa (27/1/2026). Sebagai wujud komitmen UM memperluas kolaborasi dengan mitra luar negeri, sekaligus strategi menghadapi tantangan dunia kerja internasional.

Wakil Rektor IV UM, Prof. Arif Nur Afandi ST MT MIAEng PhD menegaskan, komitmen tersebut melalui kerja sama berkelanjutan dengan industri internasional. Termasuk perusahaan Jepang, salah satunya Kigyou Koryu Centre Japan (KKC).

Bacaan Lainnya

“Kami telah menjalin kolaborasi dengan berbagai perusahaan di Indonesia dan Jepang. Terutama dalam pengajaran dan pengembangan sekolah profesional. Sinergi ini menjadi kunci peningkatan daya saing lulusan UM di pasar global,” seru Prof. Arif Nur, sapaan akrabnya.

Menurutnya, pertemuan ini menjadi langkah konkret penguatan jejaring internasional, khususnya di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan global. Dengan kunjungan ini dapat menjanjikan peluang kerja lintas negara, sejalan Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDGs 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kompetensi serta peluang kerja global.

“Harapannya, kunjungan ini membuka akses kerja internasional yang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni UM. Sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan siap kerja,” tandasnya.

Chief Director Cooperation Association Kigyou Koryu Centre Japan, Kazuhisa Sumino menyampaikan, ketertarikannya menjalin kerja sama berkelanjutan. Ia menilai, lulusan UM memiliki kompetensi dan karakter yang sesuai dengan kebutuhan industri Jepang.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mengenal mahasiswa dan alumni UM yang berprestasi untuk membuka peluang kolaborasi, terutama dalam pekerjaan di Jepang,” jelasnya.

Delegasi KKC memaparkan peran lembaganya dalam menerima dan mendampingi tenaga kerja asing di Jepang. KKC memastikan pekerja asing bekerja sesuai regulasi hukum Jepang, sekaligus memberikan pendampingan administratif.

“Kami fokus pada penguatan sumber daya manusia. Khususnya, penguasaan Bahasa Jepang menjadi perhatian utama sebagai bekal adaptasi di dunia kerja internasional,” pungkasnya. (rhd)

 

English Version

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id