Malang, SERU.co.id – Startup AI Intervyou karya mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) hadir membantu pencari kerja. Platform berbasis AI ini bahkan mendapat dukungan Google for Startups Cloud Program dan NVIDIA Inception Program. Intervyou juga menargetkan transformasi proses rekrutmen kerja lebih adaptif dan interaktif di era digital.
Platform tersebut dikembangkan mahasiswa dan alumni UM sebagai AI-Powered Career Preparation Coach. Menyediakan berbagai layanan pendukung karier secara terintegrasi. Mulai dari pembuatan CV berbasis ATS, analisis skor CV, penyusunan surat lamaran kerja, hingga simulasi wawancara berbasis kecerdasan buatan.
Salah satu pengembang Intervyou, Azarya Aditya menjelaskan, platform tersebut awalnya hanya merupakan proyek tugas perkuliahan. Namun akhirnya berkembang menjadi startup teknologi lebih serius.
“Setelah melihat kebutuhan besar di bidang persiapan karier, kami mulai mengembangkan secara serius. Bahkan hingga masuk tahap produksi dan resmi diluncurkan pada 10 Juni 2025,” seru mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UM tersebut, Rabu (13/5/2026).
Menurut Azarya, keunggulan utama Intervyou terletak pada sistemnya yang personal dan adaptif. Pengguna diminta memasukkan posisi pekerjaan yang dilamar hingga deskripsi pekerjaan. Berdasarkan data tersebut, sistem AI akan menghasilkan simulasi pertanyaan wawancara relevan sehingga latihan terasa lebih realistis.
“Pertanyaan yang muncul disesuaikan dengan CV dan posisi yang dilamar. Jadi pengalaman latihan terasa lebih nyata,” katanya.
Tak hanya mengembangkan layanan berbasis AI, Intervyou juga berhasil memperoleh pengakuan internasional. Seperti dengan bergabung dalam Google for Startups Cloud Program dan NVIDIA Inception Program. Dukungan tersebut membantu pengembangan infrastruktur komputasi dan teknologi AI yang digunakan platform.
Tak hanya itu, tim pengembang rutin melakukan riset pasar dan analisis kompetitor. Khususnya agar layanan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Strategi itu dilakukan untuk memperkuat posisi Intervyou sebagai platform persiapan karier berbasis AI di Indonesia.
Dari sisi aksesibilitas, Intervyou menerapkan sistem berbasis token. Pengguna baru dapat mencoba layanan secara gratis melalui token awal yang disediakan, sedangkan akses tambahan dapat diperoleh melalui pembelian token lanjutan. Skema tersebut dirancang agar layanan tetap inklusif dan dapat dijangkau berbagai kalangan.
Intervyou juga mulai memperluas dampak melalui kerja sama dengan SMK Telkom Malang dan SMK Telkom Purwokerto. Ke depan, Intervyou menargetkan diri menjadi platform AI yang mampu mentransformasi proses rekrutmen secara menyeluruh. Mulai dari persiapan kandidat hingga evaluasi perusahaan.
“Kami ingin membantu siapa saja yang sedang mempersiapkan karier. Banyak orang merasa gugup saat wawancara kerja. Dengan latihan cukup dan interaktif, kami berharap pengguna bisa lebih percaya diri,” pungkas Azarya. (aan/mzm)









