Jember, SERU.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember berhasil menegosiasikan penyesuaian tarif tiket pesawat. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono.
“Terhitung mulai 13 Januari 2026, harga tiket untuk rute dari dan menuju Jember akan dibanderol mulai dari kisaran Rp1,5 jutaan,” seru Gator, Jum’at (9/1/2026).
Selanjutnya, dia menjelaskan, ada penurunan sekitar Rp600 ribu. Dibandingkan harga tiket penerbangan sebelumnya.
“Ini sesuai harapan masyarakat Jember, tiket kini ada penurunan sekitar Rp 600 ribu dibandingkan harga sebelumnya,” ujarnya.
Gatot menambahkan, sektor penerbangan Jember juga mendapat angin segar melalui kerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Mulai minggu depan, kata dia, Bandara Notohadinegoro akan menyediakan fasilitas refuelling avtur secara mandiri.
Baca juga: Pemkab Jember Launching Peta Cinta, Warga Urus Adminduk di Kecamatan
“Dengan adanya refuelling avtur di Notohadinegoro, konsekuensi positifnya adalah okupansi bisa dimaksimalkan. Dari yang sebelumnya hanya 50 orang, kini bisa full hingga 70 penumpang,” paparnya.
Kendati ada penyesuaian harga dan kapasitas, Gatot memastikan jadwal dan jam penerbangan tetap konsisten menggunakan armada yang sudah beroperasi sebelumnya. Pihaknya menyampaikan, upaya ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Jember, Gus Fawait, untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga.
“Mudah-mudahan segala upaya ini bisa dinikmati masyarakat luas, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Menarik investasi, serta memajukan pariwisata di Kabupaten Jember,” tandasnya. (sgt/mzm)








