“Pertama SMA 1, siap-siap anak-anak SMA 1 kalau tidak kuat tarik pulang sudah, karena ini jalan terus kecuali saya berhenti September nanti, pasti bisa dibatalkan,” ungkapnya.
Viktor menyadari, kebijakannya ini akan menimbulkan pro dan kontra. Untuk itu, ia meminta jajarannya melakukan analisis dan kajian mengenai kebijakan ini.
Sementara itu, pihak Kemendikbudristek menyampaikan masih akan melakukan koordinasi dengan Pemprov NTT terkait hal ini. (hma/rhd)
Baca juga:
- Persib Juara Paruh Musim Setelah Tumbangkan Persija di Kandang
- Pohon Berukuran Besar Tumbang, Jalur Malang-Lumajang Sempat Tertutup Total
- Kasus Super Flu Muncul di Jatim, Wisatawan di Kota Batu Diimbau Kembali Pakai Masker
- Antisipasi Super Flu, RS Karsa Husada Batu Siapkan Ruang Isolasi Khusus
- Diduga Kurang Konsentrasi, Pria di Pakis Tewas Kecelakaan Adu Banteng








