UM Kukuhkan Prof Poppy, Prof Agus Heri, Prof Samawi, Prof Syamsul dan Prof Hartatiek

UM Kukuhkan Prof Poppy, Prof Agus Heri, Prof Samawi, Prof Syamsul dan Prof Hartatiek
UM Kukuhkan Prof Poppy, Prof Agus Heri, Prof Samawi, Prof Syamsul dan Prof Hartatiek. (ist)
Prof Dr Ahmad Samawi MHum (rhd)
Prof Dr Ahmad Samawi MHum (rhd)

Prof. Dr. Ahmad Samawi MHum

Prof. Dr. Ahmad Samawi MHum dikukuhkan sebagai guru besar bidang Manajemen Lembaga Paud dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Dalam pidato pengukuhannnya, Prof Samawi menyampaikan, orasi berjudul “Sintesis Filosofis, Ilmiah, Religius dan Kultural Manajemen Lembaga PAUD Unggulan”.

Menurut Prof Samawi, ide komprehensif manajemen PAUD Unggulan didasarkan atas sebuah refleksi filosofis dan ilmiah. Berangkat dari kepedulian mendalam terhadap pembangunan manusia Indonesia sejak usia paling dini.

Bacaan Lainnya

“Sebab, apabila kita bertanya di manakah masa depan bangsa ini mulai dibentuk? Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), bukan sekadar jenjang awal dalam sistem pendidikan formal. PAUD adalah fondasi, titik mula, ruang pertama tempat manusia belajar mengenal dirinya, mengenal sesamanya dan mengenal dunia di sekitarnya,” bebernya.

Disebutkannya, sebagai tempat pendidikan anak yang ideal, PAUD unggulan memiliki sejumlah kriteria penting. Di antaranya:

  • Pertama, proses pembelajaran harus dirancang secara bermakna, berpusat pada anak dan berbasis pada bermain. Serta aktivitas yang memungkinkan anak berkembang secara menyeluruh.
  • Kedua, PAUD unggulan mampu membangun kemitraan yang kuat dengan orang tua atau masyarakat. Komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan mengenai perkembangan anak menjadi kunci. Agar dukungan pendidikan dapat berlangsung secara konsisten, baik di rumah maupun di lembaga PAUD.
  • Ketiga, PAUD unggulan memiliki tata kelola lembaga yang baik, ditandai dengan perencanaan yang matang dan sistem pendataan yang tertata. Serta pengelolaan sumber daya yang profesional dan akuntabel.
  • Keempat, tata kelola yang baik, sehingga mendorong lahirnya inovasi dan kreasi dalam pengembangan PAUD.

Keunggulan lembaga PAUD dapat dipahami dalam dua bentuk, yaitu keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif. Keunggulan komparatif muncul ketika suatu lembaga PAUD memiliki kekhasan tertentu yang tidak dimiliki oleh lembaga PAUD lainnya. Keunggulan kompetitif diperoleh melalui peningkatan profesionalisme tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, serta penerapan manajemen lembaga yang prima.

“Keunggulan ini bersifat lebih terbuka dan dapat dicapai oleh setiap lembaga PAUD yang berkomitmen pada peningkatan mutu secara berkelanjutan,” tandasnya.

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id