Berdasarkan waktunya, pemutaran lagu ‘Sampai Jumpa’ ini diatur mulai pulul 07.00 hingga 21.00. Lebih lanjut dirinya mengatakan, lagu itu dipilih dikarenakan memiliki pesan yang mendalam atas Tragedi Kanjuruhan.
“Kita gunakan lagu-lagu yang biasa dibawakan teman-teman Aremania saat di lapangan untuk membangkitkan semangat dan sebagainya. Salah satunya ‘Sampai Jumpa’ ini yang kami rasa bisa mewakili rasa ikut berduka kami (Pemkot Malang) yang dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Saat dikonfirmasi, pemutaran lagu di persimpangan lampu merah tersebut hingga kapan, dirinya belum bisa memastikan. Pasalnya, saat ini suasana di Kota Malang khususnya masih berkabung.
“Nanti dilihat dulu suasananya, kita kan sedang berkabung. Mudah-mudahan dalam kondisi yang masuk hari ketujuh ini, kita, masyarakat sudah bisa menerima semuanya. Tentunya, menunggu petunjuk pak Wali Kota juga,” pungkas mantan Kabag ULP Sekda Kota Malang ini.
“Datang akan pergi”
“Lewat ‘kan berlalu”
“Ada ‘kan tiada bertemu akan berpisah”, begitulah beberapa penggal lirik lagu Sampai Jumpa-Endank Soekamti.
(bim/rhd)
Baca juga:
- UM Kolaborasi KKC Japan, Wujud Komitmen Hadapi Tantangan Dunia Kerja Internasional
- Bupati Malang Dorong Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cetak Generasi Berkarakter
- Tim Apatte62 Brawijaya Juarai Shell Eco-marathon 2026, Lolos ke Global Championship 2027
- Jembatan Gantung Termangu, Akses Cepat dan Harapan Baru untuk Warga Desa
- Es Gabus Sudrajat Terbukti Bukan Spons, DPR: Permintaan Maaf Aparat Tak Cukup








