Pemegang Rekor Marathon Dunia Kelvin Kiptum Tewas dalam Kecelakaan

Atlet marathon Kelvin Kiptum. (ist) - Pemegang Rekor Marathon Dunia Kelvin Kiptum Tewas dalam Kecelakaan
Atlet marathon Kelvin Kiptum. (ist)

Jakarta, SERU.co.id – Atlet marathon asal Kenya, Kiptum Kaptagat tewas dalam sebuah insiden kecelakaan yang terjadi pada Minggu (11/2/2024) malam waktu Kenya. Kelvin meninggal dunia setelah kendaraannya hilang kendali dan menabrak pohon di wilayah Kaptagat, Barat Daya Kenya.

Pemegang rekor marathon dunia itu kehilangan kendali saat mengendarai kendaraannya hingga mobilnya menabrak pohon dan masuk ke selokan. Pelatih Gerbais Hakizimana juga turut menjadi korban tewas dalam kejadian ini.

Bacaan Lainnya

“Ini kecelakaan tunggal di mana Kelvin Kiptum, pemegang rekor marathon dunia, mengendarai kendaraannya bersama dua penumpang. Kiptum dan Hakizimana meninggal di tempat, dan orang ketiga dilarikan ke Rumah Sakit Racecourse di Eldore,” seru petugas berwenang setempat, Peter Mulinge, Senin (12/2/2024).

Baca juga: LSO Mekatronic UMM “Siap Tempur” di Shell Eco Marathon Mandalika 2023

Kepergian atlet ini meninggalkan perasaan duka mendalam bagi dunia olahraga, khususnya cabang lari marathon. Presiden Atletik Dunia, Sebastian Coe mengucapkan belasungkawa atas wafatnya sang atlet.

“Atlet luar biasa meninggalkan warisan luar biasa. Kami akan merindukannya,” ucap Coe.

Kelvin Kiptum merupakan atlet marathon asal Kenya yang mencetak rekor dunia dengan mencetak waktu tercepat di bawah 2 jam 1 menit. Pada rentang Desember 2022 hingga Oktober 2023, Kiptum berhasil mencetak 3 dari 7 waktu tercepat dalam marathon.

Baca juga: Tak Mampu Kuasai Kendaraannya, Seorang Pria Kecelakaan Tunggal Hingga Meninggal

Ia memecahkan rekor Valencia Marathon dengan catatan waktu 2 jam 2 menit dan menjadi orang ketiga dalam sejarah yang mampu melakukannya. Empat bulan kemudian, Kiptum mencetak waktu finis 2 jam 1 menit 25 detik dalam Marathon London.

Kelvin Kiptum sejatinya dapat berlaga pada Olimpiade Paris 2024 mendatang namun ia telah lebih dulu wafat. (hma/rhd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *