Pemkot Malang Raih Dua Penghargaan Tingkat Nasional di Bidang Kesehatan

Pemkot Malang Raih Dua Penghargaan Tingkat Nasional di Bidang Kesehatan
Pj. Wali Kota Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat MM menerima penghargaan. (foto:ist)

Malang, SERU.co.idPemerintah Kota Malang mendapatkan dua penghargaan tingkat nasional di bidang kesehatan.  Yakni penghargaan Swasti Saba Wiwerda dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Diketahui, penghargaan Swasti Saba ini diberikan kepada kabupaten atau kota yang sudah memenuhi kriteria sehat yang terdiri dari tiga tingkatan, seperti Padapa, Wiwerda dan Wistara.

Sedangkan untuk Sanitasi Saba Berbasis Masyarakat (STBM) diberikan ke daerah yang telah melakukan upaya percepatan menciptakan perubahan perilaku masyarakat. Untuk hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan salah satunya tersedianya sanitasi yang layak.

Bacaan Lainnya

Pj. Wali Kota Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat mengaku, dirinya sangat senang dan apresiasi ini tidak bernilai sebagai sebuah perlombaan. Namun, lebih pada sebuah keberhasilan berbagai pihak dalam bersinergi mewujudkan Kota Malang yang sehat.

Pemkot Malang Raih Dua Penghargaan Tingkat Nasional di Bidang Kesehatan
Foto bersama seusai menerima penghargaan. (foto:Ist)

“Tentu saya sangat bangga, mengapresiasi semua bentuk sinergi berbagai pihak dan malam ini, penghargaan ini adalah wujud nyata. Ini bukan perlombaan, melainkan bagaimana ini jadi sebuah keberhasilan kota kita adalah kota yang sehat. Masyarakatnya mau diajak berperilaku sehat dan sadar akan kebersihan lingkungan,” seru Wahyu, Selasa (28/11/2023) malam.

Baca juga: Pertahankan Predikat Kota Sehat, Pemkot Malang Diganjar Swasti Saba Wistara

Wahyu menambahkan, keberhasilan ini juga ditandai dengan perubahan perilaku khususnya dari masyarakat. Dimana kini kesadaran untuk hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan di masyarakat semakin tinggi.

Ditambahkannya, ini adalah bukti tentang upaya berkesinambungan dan bukan upaya praktis dalam mengejar sebuah hasil. Untuk itu kedepan pihaknya secara gotongroyong berupaya untuk terus menjadikan Kota Malang sebagai kota sehat. Dengan terus dilakukan melalui semua potensi yang ada.

“Ini bukti bahwa upaya selama ini ada, tidak mungkin upaya praktis, tidak mungkin pragmatis. Merubah perilaku itu butuh proses, karena itu tentu akan saya kuatkan, kita punya banyak potensi, semuanya harus dikerahkan dengan maksimal,” tegasnya.

Baca juga: Kampanye STBM Lima Pilar Tingkat Kelurahan Dukung Penurunan Stunting

Salah satu penilaian, Kota Malang terpilih untuk mendapatkan dua penghargaan tersebut, karena dilandasi telah mencakup 3 tatanan dari 7 tatanan Kabupaten Kota Sehat (KKS).

Saat disinggung terkait langkah lanjutan dari penghargaan tersebut, Wahyu menjelaskan akan memaksimalkan beberapa program yang sudah berjalan diantara KOTAKU, 100-0-100. Serta program-program pembangunan infrastruktur sampai di tingkat kelurahan.

“Nah, saya kira program yang kita laksanakan sangat efektif, KOTAKU, 100-0-100 dan saya juga menilai pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kelurahan lewat proses musrenbang juga efektif. Ini semua potensi, terus dikuatkan termasuk potensi anggaran di dinas terkait untuk mendukung terciptanya kota sehat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam malam penganugerahan tahun 2023 ini,  penerima penghargaan Swasti Saba sebanyak 136 Kabupaten/Kota Se Indonesia. Yang terdiri dari 27 Kabupaten/Kota penerima Swasti Saba Wistara, 34 Kabupaten/Kota penerima Swasti Saba Wiwerda serta 75 penerima Swasti Saba Padapa.(wul/ono)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *