Malang, SERU.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Dr Husnul Muarif mengatakan, meskipun angka kenaikan penularan Covid-19 di Kota Malang lumayan tinggi, namun tempat tidur pasien di rumah sakit rujukan penularan wabah itu yang disediakan oleh pemerintah masih terisi sedikit.
Dr Husnul Muarif menyebut, setidaknya ada ratusan kamar yang disediakan dari sembilan rumah sakit rujukan yang siap menangani pasien yang terpapar wabah itu.
“Ketersediaannya pemakaian tempat Covid di 9 rumah sakit rujukan, sekitar 470 an. Pemakaiannya antara 20 persen lah,” seru Dr Husnul Muarif.
Dia menyebut, hal tersebut lantaran pasien yang dirawat oleh tenaga medis di Kota Malang hanya sekitar 37-40 pasien saja. Sedangkan untuk sisanya adalah pasien yang berasal dari Kota Malang itu sendiri.
Tak hanya itu saja, hal tersebut juga didukung dari angka kasus hariannya yang terhitung masih terkendali dan rata-rata masyarakat memilih untuk melakukan isolasi secara mandiri (Isoma).
Mantan Direktur RSUD Kota Malang tersebut juga meminta, seiring dengan kasus penularan wabah Covid-19 kembali merangkak naik, diharapkan agar protokol kesehatan kembali ditingkatkan, menjaga kesehatan dan untuk dosis vaksinasi yang belum lengkap agar segera melakukan vaksinasi. (ws6/mzm)
Baca juga:
- Ikuti Arahan Pemkab, BPBD Jember Sulap Sampah Jadi Pupuk
- 3.624 Warga Baru Tahun 2026 PSHT Cabang Jember Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
- Pengecatan Jembatan Perintis Garuda di Klojen, Akses Warga Segera Terhubung
- Pengelolaan Velodrome Terganjal Status Aset, DPRD Desak Pemkot Malang dan Pemprov Jatim Tuntaskan Persoalan
- Kandang Ayam Kapasitas 20 Ribu Ekor Terbakar di Boyolali, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta









