Malang, SERU.co.id – Pemulangan jemaah haji Kota Malang berlangsung lancar di Lapangan Kiangmor, Blimbing. Sebanyak 1.199 jemaah pulang dengan kondisi selamat, sedangkan empat lainnya meninggal dunia di Makkah dan di perjalanan pulang.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Malang, Achmad Soleh mengungkapkan, pemulangan jemaah haji yang terbagi dalam sejumlah kloter berjalan baik. Seluruh koper jemaah telah diterima oleh pemilik masing-masing dan tidak ditemukan kendala seperti koper tertukar maupun terselip.
“Alhamdulillah sampai kloter 12 sore hari ini berjalan lancar, tidak ada kendala apa pun. Kondisi jamaah yang datang juga hampir semuanya sehat,” seru Sholeh, Kamis (4/6/2026) sore.
Soleh menjelaskan, jumlah jemaah haji Kota Malang tahun ini mencapai 1.203 orang. Namun, total jemaah yang pulang dalam keadaan selamat berkurang menjadi 1.199 orang setelah adanya empat jemaah yang meninggal dunia.
“Dua jemaah dilaporkan wafat saat berada di Tanah Suci. Mereka adalah Fajar Puja Sasmita, warga Kecamatan Kedungkandang meninggal dunia pada 7 Mei 2026. Kemudian Fatkhurohman bin Muhammad Marjuki yang meninggal dunia pada 22 Mei 2026,” terangnya.
Selain itu, dua jemaah lainnya meninggal dunia saat proses kepulangan ke Indonesia. Berdasarkan data yang diterima, Heri Widianto meninggal dunia di pesawat dalam perjalanan pulang ke Indonesia. Sementara Ibu Wayan meninggal dunia setelah bus tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya.
Meski demikian, secara umum kondisi jemaah yang kembali ke Kota Malang terpantau baik. Pemerintah Kota Malang juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang kepulangan, seperti bus penjemput dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya, truk pengangkut koper, hingga konsumsi.
“Untuk santunan bagi keluarga yang berduka memang dari kami tidak ada. Tapi kalau dari Kementerian Haji dan Umroh saya tidak mengetahui ada tidaknya,” ungkapnya.
Salah satu jemaah haji asal Malang, Rofiqoh Abdul Rohim mengaku perjalanan pulang berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Menurutnya, pelayanan penyelenggaraan haji tahun ini juga lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kalau kloter kami semuanya lancar dan perjalanan aman. Secara keseluruhan pelayanan haji tahun ini jauh lebih baik. Kami bersyukur semuanya berjalan lancar,” tutur warga Merjosari itu.
Ia juga membenarkan adanya dua jemaah asal Malang yang meninggal dunia saat perjalanan pulang. Menurut informasi yang diterimanya, satu jemaah meninggal di dalam pesawat dan satu lainnya setelah tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
“Jemaah haji yang meninggal itu satu pesawat dengan saya, tapi dari kloter berbeda. Sedangkan satunya lagi meninggal dunia saat tiba di Asrama Sukolilo,” ujarnya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, satu kloter terakhir masih dalam perjalanan menuju Kota Malang dan dijadwalkan tiba pada hari yang sama. Disamping itu, pihak Kemenhaj masih belum dapat dihubungi untuk dikonfirmasi terkait wafatnya jemaah haji asal Kota Malang. (bas/mzm)









