Pamekasan, SERU.co.id – Demi memenuhi kebutuhan pokok dan pangan, Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan akan menggelar operasi pasar. Hal itu dilakukan demi mengantisipasi lonjakan harga barang di pasaran karena menjelang datangnya bulan Ramadan.
Kasi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindag Pamekasan, Harsya Budi Bahtiar mengatakan, menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan pihaknya akan melakukan penyisiran ke pasar-pasar setiap harinya. Utamanya dalam memantau harga dan stok ketersediaan beras di pasaran.
“Kita tahu Bulan Ramadan sudah di depan mata, maka Disperindag akan turun langsung ke pasar tujuannya tidak lain untuk mengetahui harga dan ketersediaan beras maupun bahan pokok lainnya,” ungkapnya, Senin (21/2/2023).
Ditanya terkait ketersediaan stok beras di Pamekasan jelang Ramadan 2023, Budi menjelaskan, Disperindag sudah melakukan kerjasama dengan pihak Bulog Sub Divre Madura demi menjaga ketersediaan beras agar aman hingga jelang Ramadan.
“Alhamdulillah, dari hasil koordinasi dengan Bulog Sub Divre Madura stok beras insyaallah cukup, dan minggu ini akan datang sekitar 200 ton untuk kebutuhan di Pamekasan. Jadi kita lakukan operasi pasar serentak nanti,” jelas Budi.
Operasi pasar dengan menjual komoditas beras dan pangan pokok lain, maka nantinya akan dilaksanakan dengan secara terjadwal di sejumlah titik pasar tradisional seperti Pasar Kolpajung, Pasar 17 Agustus, Pasar Palengaan, Pasar Gurem, Pasar Waru, Pasar Pakong, dan di Kantor Disperindag Pamekasan Jalan Jokotole No.199 Pamekasan. (udi/mzm)
Baca juga:
- Antisipasi Dampak Kemarau, BPBD Kabupaten Malang Lakukan Monitoring Wilayah Langganan Kekeringan
- 25 Anak Terlantar di Kota Malang Resmi Memiliki Wali
- Pemkot Malang Evaluasi Rekayasa Lalu Lintas Pasar Oro-oro Dowo Perhatikan Penataan Parkir
- Stok Beras SPHP 68.000 Ton, Bulog Malang Ungkap Penyebab Harga Beras Masih Tinggi
- Bupati Jember Perpanjang Penghapusan Denda Pajak Daerah Hingga Desember 2025