Mukhlis menjelaskan, adanya pembatasan kuota jamaah haji semata-mata untuk membuat kenyamanan semua pihak saat menunaikan ibadah haji. Pengajuan penambahan kuota oleh pemerintah memang telah diajukan terhadap pemerintah Saudi, namun belum dikabulkan.
“Ada usaha-usaha dari pemerintah untuk menambah kuota. Hanya Pemerintah Saudi belum mengabulkan itu, karena memang kenyamanan jamaah itu harus terjaga. Sekarang saja (dengan kuota) 221 ribu, itu aja di Mina sudah crowded,” pungkasnya. (ws7/rhd)
Baca juga:
- BPJS Kesehatan Komitmen Tingkatkan Coverage dan Keaktifan Peserta Kabupaten Malang – Kota Batu 2026
- Wabup Ulfiyah Turun ke Lokasi Belasan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung
- Kali Pertama Pertamina Layani Pengisian Avtur di Bandara Notohadinegoro Jember
- DPRD Kota Malang Optimis Gedung Parkir Kayutangan Bikin Nyaman dan Atasi Kemacetan
- Wali Kota Malang Serahkan 200 Becak Listrik Perkuat Wisata Ramah Lingkungan di Akhir Januari







