Bupati Mundjidah Wahab meminta agar potensi yang dimiliki Kabupaten Jombang yakni Perkebunan Panglungan Wonosalam dapat memanfaatkan peluang ini, dan dilaksanakan secara kolaborasi.
Hari Oetomo, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang menyampaikan kegiatan “Ngopi E Jombang” (Ngobrol Kopi Excelsa Jombang) dan Gebyar Expo Kopi Jombang ini diharapkan akan semakin mengenalkan kopi Excelsa Jombang ke masyarakat luas.
“Sarasehan Kopi adalah pertemuan yang diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat dan informasi dari para ahli mengenai peningkatan kualitas pasca panen kopi khususnya kopi jenis excelsa”, tuturnya.
Dipaparkannya, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang telah beberapa kali memberikan fasilitasi dalam hal bantuan alat maupun promosi bagi IKM Kopi Wonosalam yakni berupa pelatihan dan bantuan alat roasting kopi senilai Rp. 120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah) dan Huler Kopi senilai Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah) di tahun anggaran 2022 serta promosi ditingkat lokal berupa Expo Kopi tahun anggaran 2019 dan 2020, di tingkat regional berupa Festival Kopi Jawa Timur di tahun 2019 dan 2021 maupun di tingkat Nasional berupa Festival Kopi Nusantara di Jakarta pada tahun 2019. (ful/mzm)
Baca juga:
- UM Kolaborasi KKC Japan, Wujud Komitmen Hadapi Tantangan Dunia Kerja Internasional
- Bupati Malang Dorong Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cetak Generasi Berkarakter
- Tim Apatte62 Brawijaya Juarai Shell Eco-marathon 2026, Lolos ke Global Championship 2027
- Jembatan Gantung Termangu, Akses Cepat dan Harapan Baru untuk Warga Desa
- Es Gabus Sudrajat Terbukti Bukan Spons, DPR: Permintaan Maaf Aparat Tak Cukup








