Jakarta, SERU.co.id – Babak 32 besar 2026 FIFA World Cup akan tersaji pada 29 Juni-4 Juli 2026 dengan menghadirkan 16 laga hidup-mati. Sejumlah pertandingan menarik akan tersaji, di antaranya Brasil vs Jepang, Prancis vs Swedia, Inggris vs DR Kongo, hingga Argentina vs Cape Verde. Sementara itu, wakil Asia hanya tersisa Jepang dan Australia dari sembilan negara yang berhasil lolos.
Pengamat sepak bola Indonesia, Hadi Gunawan menilai, pencapaian wakil Asia kali ini jauh dari harapan. Menurutnya, Qatar yang datang sebagai juara Asia dua edisi beruntun seharusnya mampu berbicara lebih banyak. Bung Ahay juga menyayangkan kegagalan Korea Selatan melaju ke fase gugur meski diperkuat sejumlah pemain elite Eropa.
Jadwal Babak 32 Besar (WIB)
1. Senin, 29 Juni 2026
02.00: Afrika Selatan vs Kanada
2. Selasa, 30 Juni 2026
00.00: Brasil vs Jepang
03.30: Jerman vs Paraguay
08.00: Belanda vs Maroko
3. Rabu, 1 Juli 2026
00.00: Pantai Gading vs Norwegia
04.00: Prancis vs Swedia
08.00: Meksiko vs Ekuador
23.00: Inggris vs DR Kongo
4. Kamis, 2 Juli 2026
03.00: Belgia vs Senegal
07.00: Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
5. Jumat, 3 Juli 2026
02.00: Spanyol vs Austria
06.00: Portugal vs Kroasia
10.00: Swiss vs Aljazair
6. Sabtu, 4 Juli 2026
01.00: Australia vs Mesir
05.00: Argentina vs Cape Verde
08.30: Kolombia vs Ghana
Sorotan Laga dan Rekam Pertemuan
Laga pembuka babak 32 besar mempertemukan Afrika Selatan vs Kanada. Kedua tim tercatat baru sekali bertemu di laga resmi. Afrika Selatan sukses membungkam Kanada dengan skor 2-0 pada laga persahabatan tahun 2007 silam.
Sementara itu, laga bertabur bintang akan tersaji saat Belanda vs Maroko. Sejarah mencatat Belanda unggul dengan 2 kemenangan dari 3 pertemuan. Pertemuan ikonik mereka terjadi di Piala Dunia 1994, saat Tim Oranje membekuk Singa Atlas dengan skor tipis 2-1.
Di sisi lain, laga Prancis vs Swedia dan Spanyol vs Austria diprediksi menjadi panggung dominasi raksasa. Prancis dan Spanyol secara historis memegang kendali kemenangan atas lawan mereka dalam kompetisi resmi Eropa (Euro dan Nations League).
Sorotan utama tertuju pada laga Brasil vs Jepang. Di atas kertas, Selecao mendominasi total dengan 11 kemenangan dari 14 laga. Namun, Samurai Biru mengantongi modal psikologis luar biasa setelah secara mengejutkan menumbangkan Brasil 3-2 pada laga uji coba medio Oktober 2025 lalu.
Aroma balas dendam juga kental dalam laga Jerman vs Paraguay. Jerman memang pernah mendepak Paraguay 1-0 di Babak 16 Besar Piala Dunia 2002. Namun, Der Panzer wajib waspada karena tim Amerika Selatan tersebut sempat menahan imbang mereka dalam drama 6 gol (3-3) pada uji coba terakhirnya.
Rivalitas panas sesama tim Amerika juga akan membakar laga Meksiko vs Ekuador. El Tri sedikit lebih unggul dalam rekor pertemuan di Copa America.
Sementara duel Inggris vs DR Kongo dan Belgia vs Senegal akan menjadi ujian taktik murni. Mengingat kedua kubu belum memiliki rekor kompetitif panjang di kompetisi resmi senior FIFA.
Pertandingan paling bersejarah akan mempertemukan Argentina vs Tanjung Verde. Ini adalah pertemuan perdana sepanjang sejarah bagi kedua negara. Sang juara bertahan Argentina dipastikan tampil habis-habisan, sementara Tanjung Verde siap melanjutkan status mereka sebagai kuda hitam. (aan/mzm)









