Malang, SERU.co.id – Universitas Negeri Malang (UM) menempati peringkat 601–800 kampus berkelanjutan dunia versi THE Sustainability Impact Ratings 2026. Prestasi terbaik UM diraih pada indikator SDG 8 dengan peringkat 201–300 dunia. Capaian ini menegaskan kontribusi UM mendorong pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Wakil Rektor IV UM, Prof Dr Ahmad Munjin Nasih SPd MAg mengatakan, pemeringkatan tahun ini diikuti 1.646 perguruan tinggi dari 116 negara dan teritori. Mengukur dampak sosial, ekonomi dan lingkungan dihasilkan perguruan tinggi di seluruh dunia.
“Performa terbaik UM tercatat pada SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan menempati posisi 201–300 dunia. Hasil ini menunjukkan kontribusi kuat dalam mendorong penciptaan lapangan kerja layak. Kemudian peningkatan keterampilan sumber daya manusia dan penguatan ekonomi masyarakat,” seru Prof. Ahmad, Jumat (26/6/2026).
Selain SDG 8, UM juga mencatatkan hasil positif pada sejumlah indikator lainnya, yakni:
- SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): peringkat 401–600 dunia
- SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau): peringkat 401–600 dunia
- SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab): peringkat 401–600 dunia
- SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): peringkat 601–800 dunia
- SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim): peringkat 601–800 dunia
- SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): peringkat 1.001–1.500 dunia
Penilaian THE Sustainability Impact Ratings dilakukan berdasarkan empat pilar utama. Yaitu riset, tata kelola sumber daya (stewardship), keterlibatan masyarakat (outreach) dan pembelajaran (teaching).
“Pengakuan THE Sustainability Impact Ratings 2026 menegaskan keberlanjutan telah menjadi denyut keseharian UM. Mulai dari ruang kuliah dan laboratorium riset hingga program pengabdian di desa dan sekolah. Capaian terbaik kami pada SDG 8 membuktikan karya akademik UM benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Menurutnya, pencapaian tersebut bukanlah titik akhir. Melainkan landasan memperluas dampak positif yang dihasilkan universitas. UM berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia industri dan jejaring global.
“Kami juga akan memperluas praktik kampus hijau. Khususnya agar dampak keberlanjutan yang dihasilkan semakin terukur dan dirasakan lebih luas,” pungkasnya. (aan/mzm)









