Halte Depan SMAN 8 Malang Kini Bebas Vandalisme, Tuai Apresiasi Kenyamanan Pengguna

Halte Depan SMAN 8 Malang Kini Bebas Vandalisme, Tuai Apresiasi Kenyamanan Pengguna
Halte depan SMAN 8 Malang tampak lebih nyaman digunakan setelah dicat dan dibersihkan. (bas)

Malang, SERU.co.id – Halte di depan SMA Negeri 8 Malang kini tampil dengan wajah baru setelah bebas dari coretan vandalisme. Kondisi tersebut menua apresiasi atas kenyamanan para pengguna.

Kepala Dishub Kota Malang, Drs Widjaja Saleh Putra mengungkapkan, pengecatan halte merupakan bagian dari kegiatan kerja bakti rutin. Program tersebut dilakukan untuk menjaga fasilitas publik tetap layak pakai dan nyaman bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Inisiatif ini dari kami sendiri. Walaupun tidak ada anggaran khusus, setiap Senin kami lakukan bersih-bersih sekaligus pengecatan di sejumlah halte,” seru Jaya, Rabu (20/5/2026).

Pria kelahiran Ambon itu mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi tindak lanjut arahan Presiden RI, Prabowo Subianto. Sebelumnya, Prabowo memberikan arahan kepada seluruh Pemda terkait peningkatan kualitas pelayanan publik dan kerja bakti atau korve secara rutin.

“Kurvey ini sesuai arahan Presiden, sehingga sekarang rutin kita lakukan setiap satu minggu sekali. Selain halte di Jalan Veteran, kami juga akan membersihkan dan mengecat halte-halte lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Malang, Muhammad Anis Januar ST MT mengatakan, pengecatan memang sangat diperlukan. Pasalnya, banyak bagian halte yang mengalami kerusakan dan dipenuhi coretan yang sulit dibersihkan.

“Setelah dibersihkan tetap perlu dicat ulang, karena ada bagian rangka yang mulai keropos. Bahkan beberapa coretan sudah tidak bisa hilang hanya dengan thinner atau air,” jelasnya.

Salah satu pengguna halte, Shafa menuturkan, coretan vandalisme yang sebelumnya memenuhi halte kini sudah tidak terlihat. Siswi SMAN 8 Malang itu mengapresiasi pengecatan halte dan mengaku merasa lebih nyaman menggunakan halte.

“Perubahan paling jelas terlihat di rangkanya yang dicat warna hitam. Sekarang saya merasa lebih nyaman setiap kali menunggu angkot sepulang sekolah,” ujarnya.

Pengguna lainnya, Andi menuturkan, suasana halte jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Ia menilai, keberadaan coretan vandalisme sempat membuat halte terlihat kumuh dan kurang nyaman.

“Sekarang lebih bersih dan enak dipakai menunggu kendaraan. Mudah-mudahan sudah tidak ada lagi yang corat-coret halte, supaya tetap nyaman dilihat,” pungkasnya. (bas/ono)

 

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id