Jakarta, SERU.co.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik enam pejabat baru di Istana Negara, Senin (27/4/2026). Formasi baru ini menyatukan kekuatan aktivis, politisi, hingga purnawirawan TNI untuk mengisi posisi strategis. Langkah ini diambil sebagai upaya percepatan kinerja pemerintah dalam menangani isu lingkungan, pangan, hingga komunikasi publik.
Suasana pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Presiden Prabowo secara langsung memandu pembacaan sumpah jabatan yang diikuti secara serempak oleh para pejabat baru.
“Demi Allah saya bersumpah. Saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” seru para pejabat mengikuti dikte Presiden, Senin (27/4/2026).
Daftar Isi
Daftar Pejabat yang Dilantik
Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 50 hingga 53 Tahun 2026, berikut enam nama yang resmi mengemban tugas baru:
- Mohammad Jumhur Hidayat – Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
- Hanif Faisol Nurofiq – Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
- Dudung Abdurachman – Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
- Muhammad Qodari – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
- Hasan Nasbi – Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
- Abdul Kadir Karding – Kepala Badan Karantina Indonesia.
Kembalinya Sang Aktivis Jumhur Hidayat
Salah satu kejutan terbesar adalah masuknya Jumhur Hidayat ke jajaran menteri. Ia dikenal sebagai aktivis vokal sejak era mahasiswa di ITB tahun 1980-an. Jumhur pernah merasakan dinginnya sel penjara di era Orde Baru akibat aksi demonstrasinya.
Kini, pria kelahiran Bandung 1968 tersebut dipercaya menjaga kelestarian alam Indonesia. Ia menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang digeser untuk memperkuat sektor ketahanan pangan. Pengalamannya memimpin KSPSI diharapkan membawa perspektif baru dalam kebijakan lingkungan yang juga berdampak pada sektor ketenagakerjaan.
Jenderal Dudung di Jantung Istana
Mantan KSAD, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, kini resmi menduduki kursi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Muhammad Qodari. Sebelumnya, Dudung telah bertugas sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan.
Sementara itu, Abdul Kadir Karding, politisi senior PKB tersebut comeback sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia. (aan/mzm)









