Malang, SERU.co.id – Hingga kini progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang sudah mencapai 40 persen. Sekolah yang dibangun untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak putus sekolah dari keluarga ekonomi kebawah ini, ditargetkan rampung dan beroperasi pada Juni 2026 mendatang.
Bupati Malang, HM Sanusi menuturkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan terus memantau perkembangan tahap pembangunannya. Dan hingga saat ini, proses pembangunan sudah mencapai 40 persen.
“Pembangunan SR saat ini sedang berprogres sudah 40 persen,” seru Sanusi, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Orang nomor satu di jajaran pemerintahan Kabupaten Malang itu mengatakan, sekolah tersebut akan dibangun di lahan milik Pemkab Malang dengan luas 5,9 hektar. Dimana, lahan tersebut berlokasi di dekat Jembatan Pelangi yang saat ini sedang dilaksanakan pembangunan jalan nasional.
“Sekolah Rakyat tersebut, akan menampung masyarakat tidak mampu yang anaknya putus sekolah,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, anak-anak yang akan mendapatkan sekolah gratis di lokasi tersebut masuk dalam keluarga golongan desil 1-2 Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sementara itu, sekolah tersebut dibangun dan beroperasi guna memutus rantai kemiskinan bagi masyarakat, utamanya di wilayah Malang di wilayah selatan. Agar dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga siap bersaing di dunia kerja. (wul/mzm)









