Longsor di Dua Titik, Akses Jalan Warga di Kecamatan Wajak Terganggu

Longsor di Dua Titik, Akses Jalan Warga di Kecamatan Wajak Terganggu
Jalan yang terputus karena diterjang cuaca ekstrem di Dusun Pakem Ledok, Desa Wajak, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. (Doc. BPBD Kabupaten Malang)

Malang, SERU.co.id – Dua titik di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang terdampak tanah longsor, akses jalan terganggu, Sabtu (3/1/2026) malam. 10 Kepala Keluarga (KK) kehilangan akses jalan, sehingga dilakukan pembukaan rute baru.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan menerangkan, bencana tanah longsor tersebut terjadi di Dusun Pakem Ledok dan Jalan Cokroaminoto, Desa Wajak, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Bacaan Lainnya

Sadono menerangkan, sebelum terjadi tanah longsor kawasan tersebut tengah diterjang hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.

“Hujan dengan intensitas tinggi Pada hari Sabtu mulai pukul 16.00 WIB di wilayah Kecamatan Wajak, menjadi pemicu terjadinya longsor,” seru Sadono, Minggu (4/1/2026).

Dikatakan Sadono, tanah longsor tersebut pertama kali terjadi di Jalan Cokroaminoto, tepatnya di bagian belakang rumah dua warga. Sehingga material longsoran tersebut menutup jalan yang berada di belakang rumah itu.

“Sempat menutup total jalan, (tanah yang longsor) lebar 8 meter, tinggi 5 meter,” jelasnya.

Selanjutnya juga terjadi tanah longsor, di Dusun Pakem Ledok, sebuah jalan penghubung ables dan terputus. Mengakibatkan beberapa kepala keluarga di lokasi tersebut tidak memiliki akses jalan.

“Mengakibatkan terganggu nya akses jalan menuju rumah warga, akses harus memutar lewat persawahan yang jaraknya lebih jauh sekitar 1 kilometer,” kata Sadono.

Dari kejadian tersebut, Sadono membeberkan setidaknya ada 10 kepala keluarga yang terdampak jalan putus. Kemudian belakang dua rumah warga yang turut terjadi tanah longsor di Jalan Cokroaminoto

“Korban jiwa nihil, kebutuhan mendesak terpal. Sedangkan upaya yang dilakukan adalah menerima dan berkoordinasi, kemudian koordinasi dengan perangkat desa setempat dan pemilik lahan untuk membuat jalur baru,” terangnya.

Sadono menjelaskan, untuk kondisi saat ini proses pembersihan material longsor dilaksanakan dengan masyarakat setempat. Kemudian membuka jalur baru di lahan warga, dengan jarak sekitar 40 meter dari titik longsor TPT longsor di Dusun Pakem Desa Wajak.(wul/mzm)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan KKB Bank jatim