Jakarta, SERU.co.id – Industri penerbangan Indonesia akan kedatangan pemain baru dari Arab Saudi. Mukhtara Air, maskapai di bawah Manazil Al Mukhtara Company Holding berbasis di Madinah, menargetkan mulai beroperasi di Indonesia pada Januari 2026. Ekspansi ini menandai langkah perusahaan yang dikenal di sektor layanan haji, umrah, dan perhotelan internasional tersebut.
Operating Director Mukhtara Air, Andik Setiawan menyampaikan, pihaknya tengah menyelesaikan proses pengajuan Air Operator Certificate (AOC) sebelum membuka layanan komersial.
“Kami akan segera launching begitu sertifikasi dari Direktorat Perhubungan Udara selesai. Target maksimal Januari AOC sudah jadi, InsyaAllah,” seru Andik, dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (29/11/2025).
Untuk tahap awal, Mukhtara Air mengoperasikan dua armada, Airbus A320 dan Airbus A330. Airbus A320 diproyeksikan melayani rute-rute domestik sebagai feeder menuju penerbangan internasional. Sementara Airbus A330 difokuskan pada rute luar negeri, termasuk Jeddah, Madinah, dan Thaif.
“A320 akan menjadi penghubung domestik dengan spoke ke Surabaya, Denpasar dan Medan. Untuk A330, kami fokus pada rute reguler ke Arab Saudi,” jelas Andik.
Maskapai ini juga telah menyiapkan ekspansi armada secara bertahap. Tahun depan, mereka berencana menambah tiga Airbus A320 dan empat Airbus A330. Dengan demikian, Mukhtara Air akan mengoperasikan total sepuluh pesawat yang disiapkan melayani rute domestik dan internasional.
Baca juga: KPK Tegaskan Proses Hukum PT JN Tetap Jalan Meski Presiden Beri Rehabilitasi
Selain menyiapkan armada, Mukhtara Air juga memperkuat jejaring operasionalnya di Indonesia. Kantor pusat perusahaan berlokasi di Komplek Perkantoran CBC, dekat Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Kantor perwakilan turut dibuka di Medan, Surabaya dan Bali untuk mendukung layanan penumpang dan operasional maskapai.
Sementara itu, Chairman Mukhtara Air, Sami Al Harbi menegaskan, kehadiran Mukhtara Air merupakan bentuk komitmen investasi jangka panjang di Indonesia.
“Mukhtara Air adalah komitmen investasi besar kami di Indonesia. Kami ingin menghadirkan standar layanan full service berkelas internasional bagi para jamaah dan penumpang umum,” ujarnya.
Pesawat Airbus A320 yang baru tiba membawa konfigurasi kabin 152 kursi, terdiri dari 8 kursi kelas bisnis dan 144 kursi ekonomi. Perusahaan menyebut desain ini disiapkan untuk menghadirkan layanan premium. Dengan kenyamanan maksimal sesuai standar full service. (aan/mzm)








