KPU Kabupaten Malang Terima Rp53 Miliar Untuk Pemilu 2024

Malang, SERU.co.id – KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Malang terima droping anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui KPU RI sebesar Rp53 miliar untuk kebutuhan Pemilu 2024 mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini mengatakan, angka tersebut bisa sewaktu-waktu berubah, mengingat adhoc di kabupaten dengan 33 kecamtan itu tergolong banyak.

“Pastinya memang ada revisi ya. Itu karena adhoc kami banyak, angka itu lebih banyak porsinya untuk operasional badan adhoc. Jadi insyaallah Kabupaten Malang, menerima anggaran tertinggi se Jatim,” seru Anis saat dikonfirmasi SERU.co.id.

Anis menjelaskan, nantinya anggaran yang diterima KPU Kabupaten Malang, salah satunya untuk gaji para PPK dan PPS, selain kebutuhan pemilu itu sendiri.

“Sesuai dengan surat edaran Menteri Keuangan terbaru, untuk Ketua PPK sekitar Rp2,5 juta, anggotanya Rp2,2 juta. Kalau PPS di angka Rp1,5 untuk ketua dan anggota Rp1,3 juta. Tapi itu memang sudah pasti dan kita menggunakan standar itu,” tuturnya.

Untuk gaji akan sudah terhitung sejak anggota PPS dan PPK yang terpilih mulai dilantik dikarenakan bersifat Adhoc. Nantinya mereka akan bekerja dulu lalu baru mendapatkan bayaran.

“Berarti PPK untuk PPS akan diterima satu bulan berikutnya, Januari mereka dilantik maka februari operasional mereka akan turun. Tetapi, yang jelas masa kerja sudah dihitung mulai 24 Januari sampai dengan 4 april 2024 untuk pemilu 2024,” terangnya. (wul/ono)

Sorry, you cant copy SERU.co.id!