Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji mengapresiasi, gelaran Kampoeng China Festival di Matos. Menurutnya, gelaran ini merupakan wujud dari keberagaman yang ada di Indonesia. Dimana Kota Malang sudah lama memiliki Jalan Pecinan yang menunjukkan keberagaman di Kota Malang.
“Saya kira ini menjadi salah satu bentuk yang menunjukkan keberagaman sesungguhnya dari Indonesia. Dan sebetulnya kita itu juga sudah ada (di Kota Malang) kawasan Pecinan. Pernah ada gagasan Kampung Arab dan Kampung Pecinan dihidupkan lagi,” ucap orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang ini, usai membuka acara.

Dirinya berpesan, tidak melihat hanya dari satu sisi, tapi ketika nanti ada daya tarik orang datang dengan keramahan kita. Maka akan membawa pertumbuhan ekonomi semakin kuat, sehingga pertumbuhan ekonomi kuat.
“Maka pendapatan daerah kita akan kuat. Ketika PAD kuat, maka akan kembali kepada membangun kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (rhd)
Baca juga:
- Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi MBG, Diduga Intervensi SPPG hingga Markup Triliunan Rupiah
- Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Alami Kecelakaan Berhasil Dievakuasi
- DPRD Optimalkan Pengawasan Kinerja OPD Kabupaten Malang untuk Masyarakat
- Tingkatkan Keamanan, Babinsa Koramil Blimbing Melaksanakan Komsos Bersama Security Hotel Grand Cakra
- Dadan Hindayana Dikabarkan Dijemput Penyidik Setelah Dicopot dan Kantor BGN Digeledah Kejagung









