Malang, SERU.co.id – Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto mengakui banyak sekolah di Kabupaten Malang dalam kondisi rusak. Tidak hanya di SDN 3 Pandanglandung, Kecamatan Wagir, tapi juga di sejumlah sekolah lainnya.
“Hampir semuanya, bukan hanya di Pandanlandung. Kami saat ini berproses. Karena Covid-19 mempengaruhi proses lelang pembelanjaan barang. Kalau dipaksakan nanti berisiko,” seru Didik.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang tersebut, tidak mengelak bahwa dana yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Malang sebenarnya cukup untuk biaya pembenahan sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan.
“Anggaran sebenarnya sudah siap jumlahnya Rp 150 miliar untuk DAK (dana alokasi khusus). Kemudian Rp 450 miliar untuk Bina Marga dan Rp 50 miliar untuk Pengairan,” jelasnya.
Namun Didik menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan waktu pastinya kapan perbaikan gedung sekolahan yang rusak bisa dilakukan.
“Tinggal bagaimana mekanisme pengeluarannya,” tutur Didik saat dikonfirmasi. (ws6/ono)
Baca juga:
- UM Kolaborasi KKC Japan, Wujud Komitmen Hadapi Tantangan Dunia Kerja Internasional
- Bupati Malang Dorong Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cetak Generasi Berkarakter
- Tim Apatte62 Brawijaya Juarai Shell Eco-marathon 2026, Lolos ke Global Championship 2027
- Jembatan Gantung Termangu, Akses Cepat dan Harapan Baru untuk Warga Desa
- Es Gabus Sudrajat Terbukti Bukan Spons, DPR: Permintaan Maaf Aparat Tak Cukup








