Malang, SERU.co.id – Perayaan Imlek Tahun 2022 atau 2573 Kongzili jatuh pada tanggal 1 Februari 2022 juga diperingati oleh Malang Town Square (Matos). Perayaan Imlek tahun 2022 di Matos tidak jauh berbeda setelah adanya pandemi covid-19 yang sudah berlangsung dua tahun.
Marcom Manager Matos, Rahayu Sasmita mengungkapkan, pihaknya berusaha untuk terus memberikan layanan yang baik pada masyarakat. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat sesuai anjuran dari pemerintah.
“Tema perayaan Imlek Tahun 2022 atau 2573 Kongzili yang digelar Matos adalah ‘Blooming Happiness’ yang dilakukan mulai akhir Januari sampai minggu pertama Februari nanti,” seru Rahayu Sasmita.
Sasmita, sapaan akrabnya mengaku, event yang dilakukan Matos ada empat event utama seperti, Matos Dance Championship 6 Februari, Barongsai Road to Tenant 1 Februari, Kompetisi Video TikTok bertema Imlek mulai 24 Januari – 14 Februari, serta pemilihan Meme-Tole dan Titi-Ndhuk 5 Februari.
“Selain keempat event ini juga akan diberikan Chinese New Year Lucky Angpao. Untuk pengunjung Matos yang menggunakan pakaian bertemakan Imlek, selama periode Imlek,” jelasnya.
Selanjutnya, perayaan Imlek yang diadakan Matos beragam dan ada kompetisinya. Sehingga untuk pemilihan Meme-Tole dan Titi-Ndhuk akan dilakukan dalam dua gelombang untuk kurangi kerumunan.
Misalkan ada 50 peserta, akan dibagi menjadi sesi pagi dan siang. Bukan hanya peserta yang hadir, tapi juga ada orang tua yang mengantar ataupun penonton yang melihat.
“Selain itu, kami tetap berlakukan prokes ketat. Seperti sebelum masuk mall harus login aplikasi Peduli lindungi, cek suhu dengan thermogun, hand sanitizer, memakai masker dan harus selalu menjaga jarak,” imbuhnya.
Sasmita menambahkan, Matos selalu patuhi anjuran pemerintah. Terutama bisa dilihat, selama ini selalu ada satpam yang berkeliling ke tenant. Untuk mengecek apakah sudah menggunakan masker dan menjaga jarak untuk hindari penyebaran covid-19 secara masif.
Pihaknya mengaku, Matos juga mendukung berbagai program yang dilakukan Pemerintah Kota Malang. Seperti terlihat adanya tempat pelayanan administrasi kependudukan untuk pendaftaran Kartu Identitas Anak (KIA).
“Kerjasama ini dilakukan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Malang,” tutup perempuan yang sudah bekerja di Matos semenjak awal mula berdirinya mall ini. (jaz/rhd)
Baca juga:
- Strategi Entaskan Kemiskinan, Pemkab Jember Siapkan Kolaborasi Perhutanan Sosial Lewat Skema IAD
- CIMB Niaga Resmikan Syariah Digital Branch Dukung Ekosistem Halal di Malang Raya
- Tutup KCS 39, SMK PGRI 3 Malang Kukuhkan 987 Siswa Baru Skariga
- Ustazah Nia Hajar Ternyata Sosok AI, Begini Respons Berbagai Pakar
- Mengapa Rumah Jampidsus Dijaga TNI di Tengah Penyidikan Kasus Korupsi Besar?









