Banyuwangi, SERU.co.id – Musim penghujan harga cabai merah besar turun, yang sebelumnya perkilogramnya Rp 36 ribu, kini Rp 27 ribu perkilonya. Meski harga cabai merah turun, petani cabai Banyuwangi masih bersyukur, dan harga tersebut masih tergolong tinggi.
Petani cabe merah, Watini (55) warga Dusun Sidorejo Wetan, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran mengatakan memasuki musim penghujan ini harga cabai merah turun, pengepul membeli Rp 27 ribu perkilogramnya.
“Alhamdulillah mas, disaat musim penghujan seperti saat ini harga cabai merah besar masih tinggi, sehingga saya yang menanam cabai di sawah yang saya sewa seluas 4 hektar ini tidak mengalami kerugian,” kata Watini disela-sela memanen cabe merah, Senin (23/11/2021) siang.
Menurutnya, turunnya harga cabai merah itu tidak hanya di Kabupaten Banyuwangi saja. Tapi menyeluruh se Indonesia. Meski harga turun, masih ada keuntungan, walau tidak begitu besar.
“Keuntungannya masih ada, tapi tidak begitu besar, ya harus disyukuri mas,” ucapnya.

Terpisah, pengepul cabai merah, Albert membenarkan saat ini harga cabai merah turun. Untuk hari ini dirinya membeli dari petani Rp 27 ribu perkilogramnya.
“Harga cabe itu naik turun, saat ini harganya Rp 27 ribu, semoga harga ini bisa bertahan,” kata Albert.
Dia menjelaskan, harga cabai itu fluktuatif, jadi harga sewaktu-waktu bisa berubah, dirinya tidak bisa memprediksi berapa harga cabai untuk esok atau lusa.
“Kalau saat ini harga cabai turun, bisa-bisa besok harganya naik, bahkan harganya bisa turun lagi. Harga cabai itu sulit diprediksi,” paparnya.
Sementara di pasaran, pedagang pasar Genteng 1 menjual cabai merah masih tergolong mahal, perkilonya berkisar Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu.
Petugas pemantau harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) Pasar Daerah Genteng 1, Arif Kurniawan (42) menjelaskan, harga-harga barang di pasar Genteng 1 masih tergolong standar, untuk harga cabai merah besar harganya masih diatas Rp 30 ribu.
“Dari hasil pantauan yang setiap hari saya lakukan di Pasar, harga cabai merah besar oleh pedagang dijual dengan harga Rp. 30 Ribu hingga Rp 35 Ribu. Harga itu tergantung kondisi cabainya mas,” jelas Arif. (ant)
Baca juga:
- Babinsa Ciptomulyo Dampingi Pembagian MBG di SDN Ciptomulyo 2
- Babinsa Wonokoyo Bersama Puskesmas dan Kader Posyandu Kedungkandang Rakor Percepatan ORI Campak
- Jember Raih UHC Awards 2026, Kepesertaan JKN Tembus 2,6 Juta Jiwa
- Pemkab Situbondo Terima Penghargaan Pratama UHC Award 2026
- Kota Malang Sabet Penghargaan UHC Utama 2026, Kepesertaan JKN Tembus Target Nasional








